Jodohku (?)

Refa Asih Rismayanti
Karya Refa Asih Rismayanti Kategori Lainnya
dipublikasikan 16 Maret 2018
Jodohku (?)

Terkadang, aku termenung dalam sepi. Menyadari bahwa yang aku percayai, sudah tak ada disisi. Akhirnya dia memang bukan jodohku. Bukan dia ternyata. Selamat menikah ya. Semoga bahagia. Harus! Kehilangan dirimu membuatku menyadari bahwa terlalu percaya akan cinta manusia adalah suatu kebodohan. Seharusnya aku tidak sepercaya itu. Tapi, terima kasih akhirnya aku sadar. Benar memang, mencintai sewajarnya. Agar nanti tidak kecewa. Benar memang, membenci sewajarnya. Kan susah nanti, dari benci jadi cinta. Hahaha. 

Terkadang, aku juga berpikir lalu sebenarnya siapa jodohku itu. Rahasia memang ya, manusia mana ada yang tahu. Jangan-jangan jodohku ada disalah satu followers instagram, jangan-jangan jodohku temanku sendiri. Jangan-jangan jodohku salah satu yang membaca tulisan ini. Hahaha. Ada-ada saja. Tapi, memang iya. Kan siapa tahu. Atau malah jangan-jangan kakak kelasku sewaktu sma, yang bahkan tidak aku kenal, tak pernah saling sapa. Jangan-jangan dia jodohku.

Hehehe. Berimajinasi itu indah memang. Seru. Siapa tahu dari berimajinasi kemudian menjadi nyata. Semoga. Hahaha

Sendiri nyatanya menurutku lebih nyaman, daripada bersama tapi mengingkari janji. Sendiri itu bukan sendirian, ingat ya. Bersama juga belum tentu bahagia bukan? Tenang saja jika masih sendiri, kau tak sendiri. Ada teman-teman, keluarga, tetangga, saudara, bukan? Tenang saja. Perihal jodoh itu sudah diatur, tinggal bagaimana cara kita menjemput jodoh itu. Jangan khawatir. Teruslah hidup. Perbaiki diri. Mendekatkan diri dengan Sang Pencipta itu lebih baik. Daripada sedih, galau, gundah karena jodoh tak kunjung datang. Sabar. Jangan ngenes gitu. Ga baik. 

Teruslah memperbaiki diri. 

Memantaskan diri. 

Semoga dengan itu, akan mendapat jodoh yang baik pula. Baik untuk diri kita. Bahkan yang terbaik. 

Semangat selalu. 

Yogyakarta, 16 Maret 2018

Refa Asih Rismayanti