Keyakinan

Ratih Triana
Karya Ratih Triana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 14 Februari 2016
Keyakinan

Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma sholli 'ala sayyidiinaa muhammad. Selamat sore kawan.

Dalam suasana hujan gerimis, di sudut kamar kos, Gunung Pati, aku berpikir sejenak dan bertanya kepada diriku sendiri.

"Apalah arti ilmu yang sudah kau dapat jika tak kau amalkan?"?

"Apalah arti lamanya waktu jika tak sebanding dengan kemajuan langkahmu?"

"Apa kau akan tetap saja seperti ini bahkan masih seperti yanh dulu?"

"Bukankah yang kemarin adalah pelajaran bagimu? Katanya kau sudah memetik hilmahnya, kenapa tak kunjung berubah?"

Sedangkan sang waktu akan terus berjalan mengiringi nafas hidupmu. Tak ingatkah kau tentang tujuan hidupmu? Sebenarnya apa yang kau cari wahai manusia (yang sedang mencari cinta sejati)?

Kamu sudah tahu kok sebenarnya apa yang harus kamu lakukan. Ini adalah tentang keyakinan. Selama ini kamu kurang yakin. Begitukah yang namanya orang yang beriman kepada Tuhannya? Sungguh patut dipertanyakan keimananmu. Dan hatimulah yang tahu. Tentang pemikiran dan perasaan, kamu harus mampu mengatasinya dengan khusnudhon. Bukankah Tuhan bersama dengan prasangka hambaNya? Wahai manusia, ingatlah! Tujuan selain kepadaNya adalah sia-sia.

?

Tulisan ini ditujukan kepada diri saya sendiri sebagai self reminder dan tidak bermaksud menyindir siapapun.