Tentang Kamu

Rani Maulina
Karya Rani Maulina Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 Februari 2016
Tentang Kamu

"Dan akhirnya aku menyadari?

bahwa pernikahan bukanlah sekedar tentang perasaan

bukan juga sekedar keinginan

namun jauh dari itu, pernikahan adalah tentang keimanan"

?

Iman yang menancap didalam dada

Iman yang akan selalu teruji seiring berlalunya sang waktu

?

Kita, mungkin sama-sama tidak pernah tahu

tentang takdir apa yang akan menimpa kita di esok hari

sungguh, tidak pernah tahu

karena hari esok adalah milik-Nya

?

sebagaimana selama ini kita tidak pernah tahu

bahwa kemudian, waktu berbaik hati mempertemukan kita?

sekaligus memisahkan kita disaat yang bersamaan

dalam satu helaan nafas saja

yang bahkan, kita sendiri tak sanggup menjeda

untuk sebentar saja menahan laju waktu yang berlalu

?

mungkin.. Tuhan tahu

aku terlalu cinta

mungkin.. Tuhan tahu

aku terlalu berharap pada makhluknya?

melebihi harapanku pada-Nya

sementara IA Sang Maha Pencemburu

terlalu cemburu jika ruang hati?

yang seharusnya diisi oleh nama-Nya

secara sengaja? diduakan

tergeser posisinya oleh rasa cinta pada dunia?

yang terlihat lebih besar

?

entahlah.....

diantara berbagai kemungkinan itu?

mana yang paling mungkin kebenarannya

karena akupun tak tahu

?

yang kutahu

saat ini tugasku adalah menerima

dan memasang kesadaran sepenuh hati

bahwa kamu sudah tak lagi ada disini

tak bisa lagi untuk kupandangi

bahwa kamu... sudah jauh pergi

membawa rindu yang pernah menyeruak di dalam dadaku

meninggalkan asa

serta kepingan kenangan indah

yang pernah kita lalui

?

mau tidak mau

suka tidak suka

keadaan tetap memaksaku untuk ikhlas

merelakan kepergianmu

menjauh dari hidupku

meninggalkan mimpi yang sempar kurajut?

andai aku tertakdir mendampingimu

?

kini...

kisah kita telah berakhir

kini,

kamu sudah tak lagi ada dalam kehidupanku

kini,?

sudah waktunya aku kembali menata hati

menyusunnya kembali agar bisa utuh

memaafkan segala keterbatasan waktu?

yang pernah melukainya

lantas berdamai dengan kesedihan

dan melanjutkan langkah yang sempat terhenti

memeluk masa lalu kemudian mengikhlaskannya

?

?

hey, kamu?

yang pernah menyesaki ruang rinduku

semoga keberkahan senantiasa mengiringi langkahmu

dimanapun kakimu berpijak

percayalah.. doaku tetap utuh?

meski kau tidak lagi bisa kusentuh :)

?

?

?

?

?

?

?

?

Sabtu, 13 Februari 2016

Rani Maulina

05:24 PM?

?

  • view 105