Surat Untuk Anakku

Surat Untuk Anakku

Rani Maulina
Karya Rani Maulina Kategori Puisi
dipublikasikan 08 April 2016
Surat Untuk Anakku

Surat untuk Anakku ?

?

Nak....
Saat ini mungkin kamu belum ada di hadapan ummi. kamu masih jauh berada dialam yang ummi tidak ketahui. namun, saat ini ummi sedang mempersiapkan diri untuk menjadi ibu terbaik untukmu. Saat ini ummi sedang belajar menghafal quran nak. Karena ummi berharap bisa memberikan bekal terbaik untukmu kelak. Ummi ingin mempersembahkan yang terbaik padamu sayang... apapun yang bisa ummi lakukan selama masa pembelajaran saat ini akan ummi lakukan. Meski kehadiranmu sama sekali tidak pernah bisa ummi bayangkan dengan pasti, tapi ummi ingin mempersiapkannya mulai dari sekarang.

Nak....
Untukmu ummi ingin menjadi malaikat tanpa sayap. Yang bersedia menemani tumbuh kembangmu bahkan sejak masih dalam kandungan. Ummi ingin menjadi tempatmu datang pertama kali disetiap gundah gelisahmu, juga senang dan bahagiamu. Ummi ingin mengantarkanmu menjadi sosok terbaik yang tak hanya bermanfaat untuk keluarga, melainkan untuk ummat.

Nak....
Ummi selalu berdoa dalam kesendirian saat ini agar Allah mengirimkan Ayah yang terbaik untukmu. Ayah yang cintanya kepada Allah dan Rasulullah sangat besar. Ayah yang kelak kan menjadi teladanmu selama masa hidupmu. Ayah yang bisa mencontoh Luqman Nur Hakim dalam mengasuh anaknya. Ayah yang bisa mengajarkanmu tentang Tauhid yang sebenar-benarnya, mengajarkanmu mengesakan nama-Nya. Mengajarkanmu untuk menjalankan kehidupan ini sebagai ladang amal yang kelak akan kau tuai hasilnya di akhirat. Ayah yang mampu menceritakan tentang indahnya akhlak Rasulullah, yang menceritakan tentang perjuangan Rasulullah dalam berdakwah semasa hidupnya. Ayah yang mampu mengajarkanmu tentang Al Quran, membuatmu mengenal tentang keindahan Al Quran. Ayah yang menjadikan Allah sebagai tujuan hidupnya. Ayah yang kan menjadi sosok terdekat yang engkau cintai.

Mungkin... memang tak sesempurna itu. Kelak ayahmu akan memiliki sisi dimana akan ada kekurangan sebagaimana manusia yang lainnya. Tapi tak apa, karena kitalah yang akan menyempurnakan kekurangannya. Bagaimanapun ayahmu itu hanya manusia biasa yang memiliki sisi kesalahan, maka mari kita belajar untuk memaafkan segala keterbatasannya ya sayang..

Anakku.. tentu ummi memiliki harapan banyak atas keberadaanmu disisi ummi. Tapi ummi hanya memilikki satu cita-cita tertinggi yang ingin ummi sampaikan kepadamu. Ummi ingin kamu menjadi hamba yang taat dan patuh kepada-Nya, yaitu hamba yang senantiasa menegakkan kebenaran diatas kebathilan, hamba yang tegas sebagaimana Umar. Hamba yang tahu untuk apa tujuan hidupnya di dunia. Hamba yang menjadi Khalifah yang baik, muslim yang taat. Jadilah yang terbaik di mata Allah... Jadilah muslim yang senantiasa berusaha untuk menegakkan sunnah. Semoga kelak Allah akan menjadikanmu Ahlul Jannah, agar nanti jika tak kau temukan ummi di surga-Nya engkau bisa menjadi penolong ummi dan Ayahmu agar bisa kembali berkumpul di Surga.

Naaak...
Untukmu ummi ingin jadi yang terbaik.
Meski keberadaanmu masih menjadi ilusi dalam bayangan ummi, namun saat ummi menulis surat ini ummi merasakan dekat denganmu. Ummi merasa kau ada di hadapan umii, sedang ada dalam pangkuan ummi, sambil bermurojaah ummi membuaimu dalam dekapan ummi.

Anakku..
Semoga Allah mengijinkan semua ini menjadi kenyataan. Semoga Allah mengijinkanku untuk menjadi ummi terbaik dimatamu. Kelak, pada saatnya nanti.





Tertanda
Calon Ibumu di Masa depan







Minggu 3 April 2016
Rani Maulina

  • view 290