Normal dan Caesar

rani astuti
Karya rani astuti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 19 September 2016
Normal dan Caesar

"Ooo melahirkan nya caesar ya? Bearti belum jadi ibu dong". Itu kalimat seorang teman yang melahirkan secara normal. Nyeeessss banget rasanya pas dengar kalimat itu. Karena saya lahiran secara caesar, terus saya gak pantas disebut ibu? Pantas nya disebut apa sih? Rasanya pengen marah, pengen nonjok tuh muka teman saya. Astaghfirullah....

Ibu mana yang gak mau lahiran secara normal. Pasti semua ibu didunia ini mau lahiran secara normal. Dimana melahirkan normal lebih cepat pemulihannya dan tidak banyak resiko. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kami ibu2 melahirkan secara caesar.

Ibu2 yang lahiran normal berfikir kalau kami para ibu yang lahiran caesar ini adalah ibu2 manja, yang malas buat mengejan. Andai aja ibu2 yang lahiran normal ini tau gimana sakit nya saat obat bius itu sudah habis. Rasanya Ya Allah.... Ibu saya aja yang lahiran normal dengan 5 anak, menangis melihat saya menahan kan sakit saat habis operasi caesar.

Kami ibu2 yang melahirkan secara caesar, dengan semangat harus belajar jalan selangkah demi selangkah, agar kami bisa dengan kuat menggendong buah hati kami saat berdiri. Terus kami harus disebut apa? Bukan IBU?  Sesak rasanya dada ini, saat teman2 menjenguk saya, dan menanyakan proses kelahiran saya, lalu mereka mencemoohkan saya.  ya deh gak apa2. Tapi tolong dong, beri semangat juga sama kami ibu2 yang melahirkan secara caesar.

Apapun jalan lahir nya anak kita, yang kita inginkan pasti anak kita lahir dengan selamat dan sehat.

 

:)

  • view 186