Persiapan Proyek Infrastruktur Jalan Layang untuk Mengurai Kemacetan

Randy Marudino
Karya Randy Marudino Kategori Lainnya
dipublikasikan 07 September 2017
Persiapan Proyek Infrastruktur Jalan Layang untuk Mengurai Kemacetan

Problem yang dihadapi kebanyakan wilayah perkotaan adalah perihal kemacetan. Sekarang ini problem lalu lintas tersebut bahkan mulai merambah ke desain, bukan hanya di kota besar saja. Walaupun jalan-jalan baru dibuka, namun tidak dapat menyamai laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan pribadi. Masalah transportasi ini memang merupakan masalah serius. Jika dihitung-hitung, akumulasi dari kemacetan-kemacetan tersebut dapat menyebabkan kerugian, bukan hanya dari segi materiil tetapi juga dari segi imateril. Salah satu gagasan untuk mengurai kemacetan tersebut adalah membangun jalan layang, dikarenakan sudah sangat terbatasnya lahan untuk dilakukan pelebaran jalan pada beberapa tempat. Namun persiapan proyek infrastruktur pembangunan jalan layang ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

 

Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan ketika hendak membangun infrastruktur penting seperti jalan layang. Persiapan dilakukan sebelum melaksanakan pekerjaan fisik. Persiapan pertama adalah melakukan pematokan dan pengukuran ulang. Hal ini dilaksanakan oleh kontraktor pelaksanaan untuk memeriksa ulang pengukuran. Penandaan dilakukan setiap 25 meter dengan pemasangan patok. Langkah selanjutnya adalah melakukan peninjauan kelayakan struktural konstruksi perkerasan dengan metode destruktif menggunakan alat Benkelman. Jika ketiga persiapan proyek infrastruktur tersebut sudah dijalankan, maka langkah berikutnya adalah pengadaan direksi keet atau yang dikenal dengan istilah “bedheng” yang dibuat di sekitar lokasi proyek. Bedheng ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan material dan peralatan serta tempat beristirahat para pekerja selama proyek berlangsung. Penyiapan badan jalan merupakan persiapan final sebelum dilakukan penggalian untuk menanam konstruksi serta memulai pembangunan. Penyiapan ini termasuk dalam pembersihan lokasi, baik dari material yang mengganggu maupun hal lainnya. Penyiapan proyek juga meliputi penutupan jalan sampai proyek selesai dikerjakan.

 

Pembangunan infrastruktur seperti jalan layang ini memang merupakan proyek pemerintah, namun biasanya yang menjadi kontraktor pelaksananya adalah dari pihak swasta. Inilah yang kita kenal dengan sistem tender. Semua kontraktor akan berlomba memberikan penawaran terbaik guna memenangkan tender dari pemerintah tersebut. Setelah terpilih maka kontraktor tersebut mulai melakukan persiapan proyek infrastruktur pembangunan jalan layang maupun fasilitas publik lainnya.

  • view 30