Kegemparan di Kota

Randi Muhammad Anshori
Karya Randi Muhammad Anshori Kategori Sejarah
dipublikasikan 20 Mei 2017
Kegemparan di Kota

Kegemparan di Kota

 

Pada perengahan tahun 304 H, tersiar berita bahwa di kota Baghdad muncul seekor binatang yang disebut Az-Zarnab (cerpelai)¹. Ketika malam tiba, ini berkeliaran untuk memangsa bayi-bayi yang masih memiliki tali pusar, menyerang orang-orang yang sedang tidur, serta memotong tangan laki-laki dan payudara wanita.

 

Orang-orang menempelkan logam di atas balkon-balkon rumah untuk menjauhkan binatang itu. Malam-malam di seluruh penjuru kota Baghdad tak pernah sepi dari pengembaraan Az-Zarnab. Setiap orang tua pun membuatkan tempat perlindungan untuk anak-anaknya dari pelepah dan selainnya.

 

Situasi kacau ini digunakan dengan baik oleh para pencuri. Mereka mencari kesempatan dalam kesempitan. Pencurian pun merajalela di kota Baghdad.

 

Menghadapi situasi ini, khalifah Al-Muqtadir yang pada saat itu memimpin menugaskan sekelompok prajuritnya untuk menangkap seekor anjing laut dan menyalibnya di atas jembatan agar orang-orang menjadi tenang.

 

Semenjak disalibnya anjing laut itu, orang-orang merasa tenang dan tenteram dari gangguan binatang aneh tersebut.

 

¹Cerpelai adalah binatang sejenis kucing. Dalam Al-Kamil fit Tarikh: VIII/105, Ibnul Atsir menyebutnya dengan az-zabzab.

 

Sumber: Al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir, XII/143. Penulis salin dari buku Ajaib wa Thara'if Ibra At-Tarikh karya Hasan Ramadhan.

  • view 38