Aku yang Hijrah

Rana Ida Sugatri
Karya Rana Ida Sugatri Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 17 Juni 2017
Aku yang Hijrah

"Kehidupan adalah dinamika, bukan kepastian dalam diam. Ia adalah perkembangan dan pergerakan, bukan kemudahan dan kekerasan yang membatu. Ia adalah ikhtiar yang berbuah kemenangan, bukan keberhasilan tanpa usaha. Ia adalah proses menikmati keletihan, bukan menikmati kemalasan...," Dewi Nur Aisyah.

Semangat PAGI, aku!

Aku yang memiliki banyak cita dan cinta, namun aku yang pernah jatuh lalu menyerah.

Hari ini, IA masih memberikan kesempatan jantungku untuk berdetak, bumi yang terus berotasi dan berevolusi, serta canda, tawa, dan kesedihan yang silih berganti.

Hai, aku. Lupa, kah, dirimu atas hak yang mesti aku tunaikan? Amanah diri dalam menjaga jasad, fikriah, dan ruhaniah untuk menjadi sebaik-baiknya manusia yaitu ia yang bermanfaat bagi sesama.

Sudah berapa lama diriku lebih mengutamakan diri sendiri diatas kebermanfaatan sesama? Sudah berapa lama diriku berdiam diri di bawah sana? Sudah berapa lama imajinasi ini melayang entah ke mana?

Sudah sadarkah aku kini? Bahwa itu semua, lah, yang menjadikan diriku kerdil dalam kehidupan ini. Padahal sudah jelas tentang apa-apa yang Rasulullah contohkan dan Allah perintahkan.

Apapun kondisimu saat ini, wahai diriku. Sadarlah, bangkit, lalu berlarilah, gapailah apa-apa yang terbaik dalam hidupmu. Mari aku menjadi salah satu sebaik-baiknya manusia dan ajaklah mereka untuk mengiringi setiap langkahku (menjadi yang terbaik).

Sulit memang, tapi aku BISA karena Allah selalu bersamaku.

Cimahi, 22 Ramadhan 1438 H/ 17 Juni 2017

(Sumber foto : Aeppol on Facebook)

AKU...

Tentang aku yang bangkit untuk berdiri.

Tentang aku, keluargaku, dan lingkunganku yang lebih baik lagi dari KAMI yang sebelumnya.

Tentang aku yang ingin menjadi ilmuwan muslim dan dunia.

Tentang aku yang berhijrah.

Bismillah...

 

  • view 59