Dear, Pangeran Kesepian

Ramadhani Syah Fitri
Karya Ramadhani Syah Fitri Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 20 Februari 2016
Dear, Pangeran Kesepian

?

?

Jika nada-nada tentang cinta telah pudar dalam senja

Dan senyum ?senyum kala itu hanya sepersekian detik kita maknai lain

Maka mungkin Aku, yang hingga kini masih terkadang mengingatnya

Aku tak mengingat kapan persisnya ku melupakannya karena beberapa kata darimu yang kemudian menyentakku

?

Segala diammu, kebekuanmu, dan sedikit senyummu,

Itu yang selanjutnya selalu ku ingat, sendu.

Kau terlihat cukup kuat, meski nyatanya hatimu juga sama rapuhnya sepertiku

?

Aku salah mengira awalnya,

Ku kira Kau pangeran kesepian itu, ternyata bukan

Kau tak benar-benar kesepian, karena sudah ditemani

Dan bukan Aku teman itu

?

Belakangan, ada sesuatu yang kurasa hilang

Diammu.

Diammu yang membuatku canggung, dan memilih untuk diam juga

Duniaku sekarang riuh, karena Aku yang meriuhkannya.

Sedangkan Kau tak suka riuh, karena Kau yang meredam riuhnya.

Kita sangat berbeda jauh, kecuali satu

Kita sama-sama menyukai senja dan sekotak susu coklat

?

?

Ini bukan surat cinta, Kau pasti tau.

Karena aku tak boleh mengatakan rindu,

Karena aku hanya berhak memandangimu saja,

?

Semoga Kau, selalu bahagia ya, :)

?

  • view 212