Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 9 November 2016   20:29 WIB
Hanya kita

Perdebatan itu semakin sengit

Aku dan kau tetap bertahan

Mempertahankan siapa yang paling tersakiti diantara kita

Tak ada yang mau mengalah diantara kita

Kita asyik untuk saling mengumbar kesakitan kita

Tak terasa  kopi hangat itu telah menguap 

Semerbak kopi yang memenuhi ruangan

Hanya kita dan kopi di depan kita

Yang tak terjamah oleh bibir

Tak ada yang peduli

Kita saling merangkai kata iba akan nasib diri sendiri

Agar kita saling merasainya

Agar kita saling mengerti dan memahami

Ada kutukan di setiap kata-kata itu

Kutukan akan nasib ini dan dia

Kini hanya tersisa tawa

Tawa yang merekah

Menertawai setiap nasib yang menghampiri

Pemahaman yang membuat kita mengerti banyak hal

Hanya kita sendiri yang mengerti

Bukan kau, dia ataupun mereka

Bahkan kopi ini pun tak pernah mengerti

 

Karya : Rahmi Melani