Kamu

Rahma Laa Tayasu
Karya Rahma Laa Tayasu Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Juni 2016
Kamu

Izinkan aku mengingatmu.

Walau sakit yg menyesakanku.

Teringat masa yang lalu.

Saat kagum hadir menghiasi rasa dalam hatiku.

Semua yg terucap dr mulutmu adalah nasehatmu utk ku.

Semua tingkahmu adalah teladanku.

Tiada henti hatiku memujimu.

Semesta disekitarku berdecak tiada henti menguatkan kagum yg mengakar manjadi sara sayang yg teramat menuai dalam hatiku.

Ku tau engkau yang slalu memendam rasa, menjaga jarak dan menahan rasa yg bergejolak.

Namun keego an dalam hatiku, yg slalu ingin mendengar dan melihat bukti dari segala rasa yg tak bisa kuterjemahkan dalam diam.

Aku yg menuntut segala rasa utk saling terbuka dan saling percaya.

Kebodohanku yg tak mengetahui maksud sgala yg kau lakukan dlm menjaga rasa itu.

Namun, manusia lemah dgn bisikan hati yg terus bergejolak dalam hati, dan hati tak kan mampu memendam lebih lama dan lebih dalam akan sebuah rasa.

Itukah yg kau rasakan?

Hingga kau luluh, mengikuti semua yg ku mau.

Hingga kau selalu menciptakan kebahagiaan dlm hatiku.

Kau hiasi dgn keindahan dlm setiap kenangan yg terukir dl ingatan.

Kebersamaan yg slalu hadirkan kebahagiaan yg tak pernah ku rasa sebelumnya.

Hingga waktu, merubah semua kagumku padamu. Menjadi rasa yg tak mampu ku terjemahkan dgn kata.

Dunia berputar.

Waktu pun terus melaju.

Kini, waktu memaksa kita.

Tuk melangkah bersama mengharap ridhoNya dijalan yg berbeda.

Dan kini ada sedikit ruang dihatiku, aku membencimu.

Setelah terukir semua lukisan keindahan semua tentang kita.

Kini aku harus dapat menghapusnya.

Walau, hatiku slalu berbisik ikhlas tuk sgala penerimaan.

Pikiran memkasa hati tuk membebaskan sgala rasa tentangmu.

Namun, hati tetap menyeruak apa yg sedang ia rasa.

Menyesakkan.

Air mata tak pernah kering kala mengingatmu.

Entah apa yg ia tangisi. 

Krna mata tak dpt lg melihat snyummu?

Atau telinga, yg tak dapat lg mendengar nasihatmu?

Atau kebersamaan yg sudah tiba di ujung jalan.

Atau penyesalan utk segala ikatan yg tertanam dari sbuah awal pertemuan?

Entahlah, sebesar apapun pikiran memaksa hatiku untuk menghapus semua tentangmu.

Tak kan pernah bisa kulakukan.

Dan, tak ada yang kusesali semua yg tlah terjadi diantara kebersamaan kita.

Renacana tuhan lebih indah dari rencana manusia.

Engkau selalu menjadi sebab aku menjadi pribadi lebih baik.

Engkau mjd sebab aku berhijrah.

Engkau menjadi sebab aku mengenal penciptaku.

Entah kemana kucari obat yg dapat menyembuhkan sakit saat mengenangmu.

Akankah waktu berpihak padaku.

Dan, Biarlah hati jd tempat mengalirnya segala rasa. 

Izinkan ku ungkap segala rasa ini.

Bukan tuk mengusikmu.

Hanya sekedar, membebaskan hati dari segala sesak yg terus tertanam dlm hatiku tentangmu.

Dan, kamu.

Tetaplah fokus dgn tujuanmu utk mengharap ridhoNya dalam setiap langkahmu.

Tetaplah mjd kamu yg kuat, yang membanggakan dan bermanfaat utk semua orang.

Aku.

Biarlah aku terbang walau dgn luka.

Doakanku kuat seperti dirimu.

#jend #merinduimu #06062016

  • view 91