Izinkan aku melangkah

Rahma Laa Tayasu
Karya Rahma Laa Tayasu Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 Juni 2016
Izinkan aku melangkah

Tak ada yg mampu menjelaskan pikiran dan hati saat semua keinginan melangkah dalam jalanNya ditentang lembut dengan lingkungan yg memaksaku berlutut.

Katika mulut tak mampu berucap hanyalah air mata yg mampu menjelaskan apa yg dirasakan hati.

Bukan untuk dimengerti semua yg keluar dr hati. Tp hanya sekedar melepaskan sesak yg terus bersemayam tertahan.

Dunia. Tak ada yg salah dengannya, ketika manusia diperbudak dirinya.

Hanya sempitnya pikiran dan hati manusia untuk menerima keabadian akhirat. Dan terlena dengan panjangnya angan2 seolah kebahagiaan hanyalah tentang selamat di duni dgn berlipaj kekayaan, sanjungan, pujian dan hormat dr seluruh penghuni bumi.

Kata yg keluar mengenai kepercayaannya pada akhirat, kematian, perintah dan larangan hanya sebagai topeng diri tuk menutupi nafsu mengeruk kebahagiaan dunia.

Itulah dunia yg membuatku harus berlutut. Mereka yg memerintah dgn halus, membujuk dengan ramah. Justru menusuk hati. Mengurai air mata, atas segala perlakuan.

Ketika jalan kebenaran yakin ku pilih.

Ketika bisikanNya, menguatkan tekad.

Izinkan aku melangkah.

Inginku hanya tuk menjadi penyelamat lintah dunia.

Izinkan aku melangkah.

Hanya sebagai bentuk mengabdiku yg ku tak tau sampai kapan ku bertahan di dunia? Yg ku tak tau, dapatkah waktu berpihak untuk ku bisa membahagiakan mereka yg kucintai?

Maka, izinkanlah aku melangkah.

Tuk jemput surga.

Tuk bisa mengulurkan tangan, menyelematkan mereka yg kucintai dr panasnya api neraka.

Harapanku, cita2ku, tujuanku melangkah hanyalah itu.

#02062016 #19:14 #suarapertentanganlangkah 

  • view 132