Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 12 Desember 2017   23:09 WIB
PERANTAUAN

Dibenua asing yang tak berkutub
Sila memanggilku diterik yang tak sepakat
Dengan hujan
Keriput bibir kugigil kata tak sampai dilidahku
Mengecap namamu
Maka dengarkan aku sila,,
Ibuku adalah martirku
Disetiap nafasnya adalah takdir yang pasti

Aku hanyalah kapal-kapalDibenua asing yang tak berkutub
Sila memanggilku diterik yang tak sepakat
Dengan hujan
Keriput bibir kugigil kata tak sampai dilidahku
Mengecap namamu
Maka dengarkan aku sila,,
Ibuku adalah martirku
Disetiap nafasnya adalah takdir yang pasti

Aku hanyalah kapal-kapalDibenua asing yang tak berkutub
Sila memanggilku diterik yang tak sepakat
Dengan hujan
Keriput bibir kugigil kata tak sampai dilidahku
Mengecap namamu
Maka dengarkan aku sila,,
Ibuku adalah martirku
Disetiap nafasnya adalah takdir yang pasti

Aku hanyalah kapal-kapalDibenua asing yang tak berkutub
Sila memanggilku diterik yang tak sepakat
Dengan hujan
Keriput bibir kugigil kata tak sampai dilidahku
Mengecap namamu
Maka dengarkan aku sila,,
Ibuku adalah martirku
Disetiap nafasnya adalah takdir yang pasti

Aku hanyalah kapal-kapalDibenua asing yang tak berkutub
Sila memanggilku diterik yang tak sepakat
Dengan hujan
Keriput bibir kugigil kata tak sampai dilidahku
Mengecap namamu
Maka dengarkan aku sila,,
Ibuku adalah martirku
Disetiap nafasnya adalah takdir yang pasti

Aku hanyalah kapal-kapal

Karya : Rafi Sharul Salam