Hanya Butuh Positif Thinking

Radinal Ridwan
Karya Radinal Ridwan Kategori Psikologi
dipublikasikan 21 Agustus 2016
Hanya Butuh Positif Thinking

Terkadang kita melihat sesuatu dari hayalan kita tentang masa depan, memikirkan sesuatu yang membuat kita takut mengambil keputusan. terlalu banyak keraguan dalam hayalan kita tentang masa depan, yang memberatkan hati kita melangkah padahal justru hal tersebutlah yang membuat kita berputar-putar akan penyakit dalam hati dan pikiran kita.

Contoh kecil ketika melihat pengemis di jalanan, pertama- tama kita berniat akan memberikan sedekah, ketika sudah dekat kita mulai ragu banyak prasangka negatif dari media yang menghambat kita. Padahal bisa jadi pengemis itu adalah malaikat atau bisa jadi pengemis itu sangat membutuh kan bantuan hanya untuk makan, atau bisa jadi dia menjadi pengemis karena suatu hal baik itu keluarga, lapangan kerja yg kurang dan banyak 99 sampai tidak terbatas kemungkinan positif yang bisa jadi lainnya yang kita lewatkan.

Atau contoh kecil dari tukang parkir dadakan di musholla , alfamart. Bisa jadi ketika mereka tidak memutuskan untuk menjadi seperti itu mereka terlibat narkoba dan sex bebas atau bahkan adek mereka di rumah menanti mereka sambil kelaparan yang hampir merenggut nyawa.

Tolong jangan lihat itu semua dari perspektif negatif melulu. Ada banyak hal positif yang kita bisa kita hayalkan dan menjadi doa buat mereka kepada Allah yang kita kira mereka menipu atau hanya mau hidup enak. Kalau pun kita sangat kikir berpikir positif untuk mereka . Cobalah untuk minta maaf karena merasa berdosa kepada mereka karena menghayalkan tentang yang buruk buruk kepada mereka sekalipun itu benar !melalui doa kepada Allah agar mereka menjadi lebih baik dari sekarang. Bukankah dua hal ini lebih membahagiakan daripada hal yang pertama?

Dalam buku berpikir positif yang pernah saya baca, ada 3 hal penyebab manusia mengandung penyakit dalam hatinya . Yang pertama menyalahkan seseorang kedua membanding bandingkan seseorang dengan orang lain dan terakhir tidak bisa memaafkan kesalahan seseorang. Kalau anda ingin hidup bahagia dan jauh dari penyakit hati hindarilah hal hal tersebut.

Hayalkan kemungkinan kemungkinan positif ditambah dengan doa kita kepada orang tersebut kepada Allah maka insya Allah hidup jadi lebih ringan tanpa beban.

Terkadang saya suka seperti itu. Ketika membeli barang baik itu online , saya tidak takut. Ciptakan banyak kemungkinan positif dalam hati dan pikiran kita. Tapi tetap banyak membaca literatur terpercaya baik itu ilmu dunia untuk urusan dunia maupun agama untuk urusan dunia dan akhirat . Saya rasa akhirat lebih baik.

Atau ada teman kita yang menawarkan bisnis apalagi itu seorang ikhwa bahkan itu bonus loh. Bantulah mereka ikutlah hal hal positif jangan terlalu jauh berpikir bahkan sampai menghitung untung yang kecil. Kalian tidak mengetahui mana yang rejekinya seperti saudagar kaya suatu saat nanti yang bisa membantu kalian. Jangan terlalu jauh berprasangka negatif . Tangkap kemungkinan itu kata yusuf mansyur . Bukankah takdir itu sesuai usaha dan persangkaan hamba kepada Allah ? Right?

Atau ada teman kantor , baik itu pimpinan atau sesama karyawan. Jauhilah prasangka negatif . Rangkul mereka, doakan dan bantulah sepenuh hati ketika mereka meminta bantuan. Dan maafkan bila ada hal berkenan dan doakan agar Allah mengampuni mereka dan kita sendiri bila kita terlanjur berpikir negatif.

Bukankah hidup lebih membahagikan bila seperti ini ?

Atau kepada keluarga kita . Kadang kedekatan kita dengan orang lain jauh daripada ke keluarga kita. Sekalipun kita sangat susah berpikir positif. Cobalah obat terakhir ini . Banyak mengingat kematian kita nanti . Akan membuat kita lebih sayang kepada keluarga karena pasti mereka nanti yang kita hayalkan menangis dan mengurus jenazah kita.

  • view 351