Pertemuan pertama - SIDE B

Raahayu Pratiwi
Karya Raahayu Pratiwi Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 13 Agustus 2016
Pertemuan pertama - SIDE B

Bandung. Minggu, 17 Mei 2015

Hari itu adalah pertemuan pertama kami, pertemuan aku bersama dia, sang suami.

Kemarin malam, sebelum suami berangkat untuk bertugas mengisi training. Aku menceritakan satu hal padanya.

Dulu, sebelum aku bertemu dengannya secara fisik, diri ini pernah lebih dulu menyapanya dalam doa.
Entah kapan, tapi aku sempat memperhatikannya dari jauh. Melalui kegiatannya, melalui tulisan-tulisannya pada sosial media. 

Entah apa yang aku rasa saat itu, namanya begitu saja terucap pada solat tahajudku.
Dulu sekali, diri ini pernah berdoa dan meminta Allah mempertemukan aku dengannya.
Hanya ingin bertemu, hanya ingin tau, tak lebih dari itu.

Waktu berlalu. Aku sudah tak lagi mengingat tentang doa itu. Tiba tiba ada seminar di kota Kembang yang membuatku tertarik untuk mengikutinya, seminar itu berjudul "The Miracle In You". Hari itu datang juga, saat dimana aku menginjakan kaki di aula tempat seminar berlangsung, dari dalam ruangan seorang pria berkaca mata dengan ramah menyambutku. "Silahkan masuk teh, katanya lembut".

Aku membalas sapaannya dengan anggukan dan senyuman. Sesaat terdiam, beberapa detik tak percaya. Seorang pria yang menyambutku di depan pintu aula adalah seseorang yang pernah aku doakan. Seorang pria yang menyapaku dengan hangat, adalah seseorang yang pernah aku harapkan untuk dipertemukan dengannya. Dan, Allah sungguh-sungguh mempertemukan aku dengannya. Dengan pria yang pernah aku sebutkan dalam sepertiga malamku.

Pria itu bernama Afif Luthfi, seseorang yang pernah aku doakan bahkan sebelum diri ini berjumpa dengannya. Mungkin terasa asing, mungkin terasa tak mungkin. Tapi aku sungguh-sungguh mengalaminya. Mendoakannya dan Allah pertemukan kami.

Diri ini sudah lupa kapan meminta dan berdoa untuk bertemu dengannya. Diri ini sudah lupa apa alasan saat itu meminta Allah mempertemukanku dengannya. Tapi satu hal yang terasa adalah, bahwa janji Allah itu nyata, keajaiban itu ada. Doa sepertiga malamku betul betul diijabah.

Dan dari pertemuan pertama itu pula, suami mulai mencari tau, melakukan proses ta'aruf, dan mengajakku untuk menikah dengannya. Sesingkat itu ? Semudah itu ? Seyakin itu ? Entahlah, ada Allah yang Maha membulak balikan hati ini untuk sama-sama yakin, sama-sama percaya, sama-sama mau menerima.

Afif Luthfi, pria pertama yang pernah aku sebut namanya dalam tahajudku bahkan sebelum kita bertemu. Tak sangka, saat ini dia menjadi imam disetiap solatku.

Allah maha Baik, Maha Indah, Maha Sempurna. Skenario Allah adalah yang terbaik. Tak ada yang tak mungkin. Berdoa sebanyak-banyaknya, ikhtiar sebaik-baiknya, ikhlaskan dan pasrahkan setiap doa yang kita panjatkan, dan serahkan kesempurnaan pada yang Maha menyempurnakan.

Jangan takut meminta, Allah Maha Kaya, Maha Penyayang, lagi Maha Pemberi.

Dan aku dipertemukan dengan seseorang yang terbaik untukku, di waktu terbaik, dengan cara yang baik pula. Semua Indah pada waktunya. Di Indahkan oleh Sang Maha Indah. Alhamdulillah

By : RAAHAYU PRATIWI

Baca juga side A di  : Afif Luthfi  :)

 
 
 

  • view 247