20 Tahun Lalu

Rais Lesen
Karya Rais Lesen Kategori Puisi
dipublikasikan 15 Agustus 2016
20 Tahun Lalu

20 tahun lalu

Langkahku bercampur gembira

Pulang dari kota membawa buah tangan

Istri dan anak ku telah menanti

Aku rindu ....

 

Prak ...

Punggungku dicium oleh kayu-kayu besar

Pemukul tertutup wajahnya

Aku pun sudah koma tiga hari kemudian

 

Buah tangan berserakan di jalan

Darah-darah dibersihkan

Dibuang kelautan untuk persembahan

Ah, aparat kau hobi dagelan

 

Aku bungkam kau semakin menjadi

Aku bicara kau semakin kebiri

Aku mati kau amini

Aku tetap ada dan berlipat ganda

 

Duka lama atas nama rakyat

Diwakilkan oleh orang-orang melarat

Melayat para aparat

Yang hobi bersilat daripada bertobat

 

Kebenaran hanya digonggongkan oleh sejarah

Dipertahankan berdarah-darah

Agar kita tetap ingat dan ingat

 

(sumber gambar : www.solidpress.co)

 

 

 

 

 

  • view 196