Aku telah membunuh malam ini

Aydi Rainkarnichi
Karya Aydi Rainkarnichi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 Februari 2016
Aku telah membunuh malam ini

Detak detik sayup terdengar, gaungnya tertutup teriakan penonton Night Show .NET tv, kulihat PC masih menyala terdengar jelas putaran kipasnya di malam sepi ini. Kini, hanya aku sendiri di rumah ini, orang-orang sudah tertidur pulas.

Tidur, inginnya aku tidur cepat dan bangun pagi mendahului kokok ayam. Tapi, kemungkinan aku takkan tidur malam ini, ada hal lain yang harus kukerjakan. Komputer masih menyala, sedang aku tak dapat berbuat apa-apa, kepala ini sudah terlalu pening kurang tidur dan kebanyakan tidur. Tuhan menciptakan malam agar makhluknya, manusia, dapat istirahat, bukan? Apa yang kulakukan malam ini akan sia-sia bila hanya bergadang tanpa tujuan yang jelas, seperti kata Bung Haji Rhoma Irama dalam lagunya.

Baiklah, sebaiknya kukabarkan padamu sebuah rahasia, bahwa aku ini telah membunuh detik-detik tadi. Tangan ini menjadi kotor oleh darah. Sebenarnya, aku tak ingin membunuh, aku ini pecinta damai. Tapi, kakiku terasa gatal sekali untuk menendang, tangan pun demikian, gatal bukan kepalang. Dia sekarang sudah tewas mengenaskan. Dia terlalu lemah, namun mulutnya menyakitkan.

Kau ingin tahu caraku membunuhnya? Apakah kau berpikir aku menggunakan pisau dapur super tajam? Salah. Mungkin pentungan? Juga tidak. Menembak dengan pistol rakitan? Tidak, aku sangat tak berani. Apakah kau tahu aku membunuhnya dengan sangat mudah? Hanya dengan tangan saja ia sudah tewas terkapar. Apa kau pikir aku mencekiknya? Tentu saja, tidak. Cukup dengan sekali tepukan, dia sudah kehilangan nyawa.

Aku telah membunuh malam ini. Membunuh nyamuk-nyamuk nakal.

Semoga malammu nyenyak tak dinganggu si nyamuk nakal. Serahkan saja urusan nyamuk pada cicak-cicak di dinding yang diam-diam merayap, bila ada seekor nyamuk, hap, lalu ditangkap.

Aku telah membunuh malam ini. Membunuh nyamuk-nyamuk nakal.

?

*) Selengkapnya, sila kunjungi blogku di -> ceritafiksibelumselesai.blogspot.co.id

  • view 129