Produktivitas Menulis, versus

Aydi Rainkarnichi
Karya Aydi Rainkarnichi Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 14 Februari 2016
Produktivitas Menulis, versus

Sudah berapa banyak karya sastra yang kau tulis? Dibanding denganku, karyamu tentu saja lebih banyak. Seberapa produktif kamu? Seberapa produktif saya? Kamu dan saya mungkin memiliki kesamaan, atau malah banyak perbedaan dalam hal produktivitas menulis ini. Apakah kamu punya projek nulis saat ini, menulis cerpen, novel, dalam satu judul, dua judul, atau lebih dari itu? Apa jawabanmu?

Apabila kamu produktif nulis apapun dan karyamu selesai tepat dalam waktu yang relatif singkat, menelurkan banyak karya dalam waktu yang berdekatan bahkan di saat yang sama. Saya akan sangat mengacungkan jempol ke atas lebih maju lagi mendekat ke hidungmu, kamu sangat hebat. Kamu sangat mampu menjaga produktivitas dan mampu pula memprioritaskan.

Apabila kamu produktif menulis untuk sebuah karya dan karyamu selesai sesuai yang diharapkan, saya akan mengacungkan jempol ke atas lebih maju. Kamu hebat, lebih hebat dariku. Kamu mampu menjaga produktivitas dan mampu pula memprioritaskan.

Apabila kamu produktif menulis apapun namun karyamu tak kunjung selesai satu pun, saya akan mengacungkan jempol ke atas untukmu. Kamu cukup hebat, kamu hebat, mampu menjaga produktivitas namun tak cukup mampu memprioritaskan karya mana yang harus kamu selesaikan.

Yang saya sebut di atas itu adalah termasuk orang-orang hebat, sangat hebat, lebih hebat dari saya. Mungkin, saya termasuk yang disebut di bawah ini, seseorang yang masih serba tak mampu.

Apabila kamu tidak atau cukup produktif menulis apapun, terlalu banyak ide cerita yang ingin diselesaikan, tapi tak ada satu pun karya yang selesai. Saya akan mengacungkan jempol ke bawah untukmu juga untukku. Kamu tidak cukup hebat, kurang hebat, bahkan tidak samasekali. Tidak mampu menjaga produktivitas juga tak mampu memprioritaskan karya mana yang harus diselesaikan. --saya masih termasuk yang ini nih.

Produktivitas, prioritas, dan kreativitas, sebuah kesatuan yang saling berkaitan. Apabila kini mempunyai masalah dalam hal produktivitas, sebaiknya perbaiki sekarang juga, rajin latihan rutin menulis. Setelah itu prioritaskanlah tulisan mana yang akan dijadikan sebuah karya utuh. --penyemangat untuk saya sendiri. :D

Semoga kita termasuk seperti yang saya sebut paling atas, paragraf kedua.

-- Kamu pasti baca lagi paragraf dua nih, yakin dah.. :P

?

*) Selengkapnya, sila kunjungi blogku di -> ceritafiksibelumselesai.blogspot.co.id

  • view 150