Mencari Yang Sejati

Qurrota Ayun
Karya Qurrota Ayun Kategori Inspiratif
dipublikasikan 05 Maret 2016
Mencari Yang Sejati

Kini, adakah hal dalam hidup kita yang tak berbayar atau gratis? Jarang, bukan? Pergeseran makna terasa semakin nyata, hari ini mereka yang mendapatkan gratisan dinilai sebagai manusia tidak berdaya, yang tak mampu untuk memiliki jika tak diberi.

Pada kenyataannya, mengherankan, semua kini berbayar, harga-harga membumbung tinggi. Bahkan angkot saja sudah tak berlaku bayar dua ribu. Banyak insan yang menjerit karena uang. Mencari dan terus mencari apa yang didapat dengan cuma-cuma tapi tak terhina.

Kawan, kita pasti tak mau kan menjadi budak uang? Apa-apa dikontrol oleh uang, semuanya tergantung uang, sebab jika begitu, mahal sekali biaya untuk hidup. Sadarkah kawan, bahwa ternyata kita masih punya harga diri yang lebih tinggi daripada uang? Lembaran kertas atau kepingan koin yang sifatnya membutakan mata manusia sehingga bisa menjadi sangat rakus dan haus untuk menuntaskan nafsu dunia.
Kawan, karena uang, semua terasa melelahkan. Aku pun kini telah memutuskan untuk mulai mencari apa yang sejatinya gratis dan tak hina dimata manusia dan terkhusus dimata Allah ta'ala.
Kawan, tahukah kau? Bahwa ternyata itu semua dapat kutemukan pada Mimpi dan Do'a. Kedua hal yang dapat aku lakukaan secara gratis, sebanyak-banyaknya :) Mimpi, yakni cara aku melebarkan sayap hingga menjulang tinggi menyentuh langit, mengetuk santun pintu 'Arsy-Nya. Sedangkan Do`a, adalah caraku meraih segala mimpi agar aku tetap rendah hati dan membumi, serta menjadi usahaku agar bukan sekadar mengetuk, namun juga mampu membuka pintu-pintu keridhoan-Nya.

Kawan, sejatinya aku hanya seorang insan yang tak berdaya dan hanya pasrah digerakkan oleh Sang Pencipta. Namun baiklah, tak mengapa bagiku karena itulah cara gratisan yang tak hina dimata-Nya.
Hanya itu yang tak berbayar di dunia ini, yakni menerbangkan sebuah mimpi, dan memanjatkan beribu-ribu do`a.
Wallahu a'lam

THE REAL YOUNG MUSLIM
IG & Twitter: @RealYoungMuslim
#AyoMentoring

  • view 169