Ada yang lebih penting... Selain makan dan memakan

Qurrota Ayun
Karya Qurrota Ayun Kategori Inspiratif
dipublikasikan 04 Maret 2016
Ada yang lebih penting... Selain makan dan memakan

Ceritanya mau berfilsafat karena besok materi uasnya ada filsafat
Di Bab 1 : filsafat adalah refleksi kritis yang radikal. Saat baca buku lihat cemilan dan terinspirasi buat nulis. Dan buku pelajaran ditinggal. Aku mah gitu orangnya apapun bisa jadi inspirasi, termasuk cemilan (?) Mencoba refleksi... Terus kritis... Terus radikal.

Tentang makanan dan memakan.
Pola keseharian aktivitas tak luput untuk mencari makan 3x sehari. Ya, bekerja mencari uang dan ada bagian penghasilan buat beli makanan. Karena makanan adalah hal primer kalau tidak nanti kita sakit maag.
Pola itu terus bergulir seperti itu setiap hari hingga tak terasa umur kita sudah besar. Dulu pernah baca bahwa cenderung orang timur pola berpikirnya, "bagaimana bisa makan? Maka dia terus menurus untuk bekerja"
Sedangkan di barat berpikirnya "mereka bekerja untuk membuat temuan dan penelitian sehingga menciptakan perubahan. Mereka cenderung untuk nomor ke sekiankan soal makanan." Mencoba merenung menggapai realitas. Teringat kata-kata abi, "soal makanan rasanya seenak apapun cuma bisa terasa sampai tenggorokan. Ya, walaupun mahal cuma terasa sampai tenggorokan aja. Jadi, kalau makan apapun itu yang dicari adalah keberkahannya. Yang boleh diterima di mulut kita yang halal dan sehat aja." Masih merenungkan..
Hmm, makanan pun dibuatnya susah payah dan dicarinya juga susah payah.
Cari uangnya bekerja keras berangkat pagi dan pulang malam.
Cari makanannya harus beli ke pasar, sangrai bahan makanan terus di masak.
Kemudian disajikan.
Yak, 5 menit ludes habis di meja.

Sebegitu sederhananya penghabisan makanan dengan proses yang butuh perjuangan ????

Melihat sebuah pola. Disana terdapat suatu ruang untuk refleksi. Ada waktu yang disediakan untuk menjadi orang yang bermanfaat. Peluang kesempatan itu yang menjadi perubahan. Karena kita hidup dihadirkan tidak untuk makan saja tapi ada yang lain.

Jawabannya ada di dalam diri kita.

  • view 118