Surat Untuk Papa

Qurratu Ain
Karya Qurratu Ain Kategori Renungan
dipublikasikan 22 April 2017
Surat Untuk Papa

Assalaamu’alaikum Pa..

Putri-mu ini sungguh merindukan Papa

Putri-mu ini sungguh ingin Papa ada dihadapannya kembali

Seperti dulu

 

Putri-mu ini punya banyak cerita

Putri-mu ini ingin menangis di pelukanmu

Pa..

Dia ingin bercerita banyak

Dia ingin mencurahkan apa yang ada dihatinya

Mungkin lewat tulisan ini, dia akan sedikit lega

Walaupun dia tau

Papa tidak mungkin membacanya

Pa..

Dia kini sudah beranjak dewasa

Wajar kan kalau sudah mengenal cinta?

Ahhh

Dia malu Pa..

Sebenarnya dia malu untuk membahas cinta

Karna memang

Dulu, saat Papa masih ada dihadapannya

Dia terlalu malu bahkan takut untuk membahas cinta

Dia tau, Papa sungguh tak suka

Pa..

Cinta yang dia punya adalah cinta yang salah

Cinta yang dia anggap beri bahagia

Ternyata hanya meninggalkan luka

Pa..

Putri kecilmu ini dikecewakan

Atau mungkin itu suatu bentuk hukuman?

Ahh dia sungguh tidak tau

Sekarang dia hanya bisa menangis Pa..

Harapan itu membuatnya bisu

Tempat harapnya sungguh salah

Sekarang dia paham

Dia paham betul mengapa Papa bersikap seperti itu

Dia paham mengapa Papa tak suka ia mengenal cinta terlalu dini

Maafkan putri kecilmu

Dia terlalu lama menyadarinya

Atau bahkan Tuhan sengaja membawa dia untuk berkelana terlebih dahulu

Agar yang tumbuh bukan sekedar bentuk patuh

Akan tetapi suatu bentuk sadar yang menyeluruh

Pa..

Dia sadar betul sekarang

Dia sungguh sesal sekarang

Terlambat mungkin

Karna dia tak bisa secara langsung memohon maaf pada Papa

Dia tak bisa secara langsung memeluk Papa

Dia tak bisa mengulang semuanya lagi dari awal

Dia hanya bisa termenung

Melamuni apa yang dia alami saat ini

Namun,

Sahabatnya berbisik

Ini sungguh tidak terlambat

Tak ada kata terlambat

Begitu kata sahabatnya

Dia Bersyukur

Seperti apa yang sering Papa katakan, Allah Maha Baik

Allah titipkan sahabat-sahabat shalih untuknya

Pa..

Semoga Papa baik-baik saja

Semoga Papa dapat tempat terbaik disisi-Nya

Maafkan dia yang terlalu bodoh dalam menilai cinta

Maafkan dia yang terlalu tenggelam dalam harap

Seharusnya dia tidak begitu kan, Pa?

Pa..

Dia tetap putri kecilmu

Yang menangis ketika hatinya teriris

Namun dia berjanji untuk tumbuh menjadi perempuan yang kuat

Yang punya pemikiran dalam setiap tindakannya

Yang berlogika dalam menyalurkan perasaannya

Pa..

Nanti dia akan bercerita lagi

Semoga ceritanya nanti adalah tentang bahagia

Tentang semua yang Papa cita-citakan

Tentang semua yang Papa harapkan

Aamiin

 

*Sebelumnya telah dipublikasikan di qurratuaiiin.tumblr.com :)

  • view 53