pecimu ganggu tidurku,mas...

ifaa_ story
Karya ifaa_ story Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 April 2016
pecimu ganggu tidurku,mas...

?mengapa Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan??

?tentu saja setiap yang bertemu nantinya juga akan berpisah.tak ada yang abadi didunia ini.hanya Allah.buah akan jatuh dari pohon ketika masak,bintang dan bulan akan kehilangan cahayanya ketika siang datang,tapi tidakkah kau juga memperhatikan bahwa,pohon itu akan kembali berbunga kemudian menghasilkan buah?bukankah siang dan malam memang harus saling bergantian menyinari bumi untuk menjaga keseimbangan?ini hanya tentang waktu,kau juga akan tebiasa dengan pertemuan dan perpisahan?,masih teringat jelas dibenakku,dengan wajah polos dan nada yang sangat meyakinkan aku berdiri diantara sahabat-sahabatku yang sedang mengadukan kisah cinta andilau[1] mereka,

?bagaimana mungkin kau bisa mengatakannya semudah itu,kau bahkan belum pernah mengalaminya??salah satu temanku berkata sinis.tersinggung rupanya.yah,jika saja ia mengatakan kalimat itu sekali lagi.saat ini juga.aku pasti akan membenarkannya.

Membenarkan mengapa ?setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan? terdengar begitu menyebalkan.

Sore itu aku bertemu dengan seorang pria,mas gagah namanya,bukan mas gagah dalam serial ketika mas gagah pergi dengan rambut-rambut tipis didagu ?tentunya,namanya memang mas gagah,mas gagah dengan peci yang selalu asyik nangkring dikepalanya.

Kami bertemu saat mengikuti workshop dengan tema islam dan tradisi damai,yang diadakan oleh lembaga pusat studi pesantren selama lima hari.

hari pertama hingga hari terakhir berjalan begitu sempurna,para peserta bersikap sangat menyenangkan,juga para panitia yang begitu antusias ketika membagikan ilmu dan pengalaman hebat mereka,dan.. si mas gagah ?tentunya,mereka semua membuatku berharap agar waktu bisa berhenti,setidaknya untuk satu hari lagi saja.well,sekali lagi,ini hanya tentang waktu,?semuanya akan kembali seperti semula ketika kau keluar dari ruangan ini?.aku terus mengatakannya berulang-ulang sampai ketika suara klakson mobil mengagetkaku.aku sudah sampai.

Malam harinya,ketika aku dan dua teman kamarku membentangkan kasur bersiap untuk tidur.aku mendapati diriku tersenyum.mengingat dua roommateku selama lima hari kemarin ?mbak exma dan mbak ririf,jika kami masih disana kami pasti sedang mengangkut cemilan dari coffebreak,membawa pring-piring tidak bersalah itu kekamar,kemudian tertawabersama ketika kami kebingungan,siapa yang akan membuka pintu karena keenam tangan kami penuh.

tadinya aku berfikir pasti akan tidur nyenyak karena membawa cerita-cerita lucu itu kedalam tidurku.but,harapanku untuk tidur nyenyak tidak terkabul.aku terkejut.karena diantara bayang-bayang mereka ada bayangan lain yang lebih banyak terekam otakku.

iya,,pecimu mas,pecimu yang tergambar lebih dulu ketika aku bahkan belum genap menutup kedua mataku.

Apa yang salah denganku?

?

[1] Antara dilema dan galau