Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 17 Agustus 2017   19:52 WIB
Kapan Nikah (2)

Untuk sebentuk hati yang siap membuka kehidupan baru. Ada tugas lain yang wajib kau kuasai sebelum keputusan itu kau tentukan. Tidak sekadar mau atau hanya bermodal berani. Bahwa kita harus ingat segala hal memiliki resiko dan konsekuensi yang wajib kita pertanggungjawabkan kelak. Tidak berarti pula kau harus menjadi berfikir ulang tentang dunia pernikahan. Namun sejatinya pernikahan memang tidak mudah.

Kehidupan barumu kelak, membutuhkan perasaan yang hebat, jiwa yang kuat dan sabar yang tak lelah diperjuangkan. Di sanalah kamu akan bertemu dengan hal baru yang tidak akan pernah terbesit sebelumnya. Hal-hal kecil yang bisa menjadi besar. Atau hal besar yang kaurasa tak mampu dilewati bersama. Kehidupan barumu kelak, adalah perjalanan sebenarnya.
Tidak ada yang mudah di dalamnya. Tidak sekadar panggilan mesra atau ada yang menemanimu bepergian. Aku tidak menakut-nakuti karena tidak ada yangperlu kau takuti. Hanya saja, aku mengajakmu bersama-sama memahami tentang dunia baru yang belum kitajalani bersama. Aku pun saat ini hanya pandai berkata-kata, melihat sekeliling, mengingat nasihat orang tua, dan mengambil ilmu sebanyak-banyaknya.

Tidak usah sibuk mendengar mereka akan menikah tahun ini, bulan ini, atau entah kapan. Sibuklah mencari kekuranga diri di hadapanNya. Tidak ada yang perlu kau risaukan, karena menikah bukan tentang perkatan mereka namun tentangmu, pasanganmu, keluargamu, dan Tuhanmu.

Persiapkan diri, sekarang hingga seterusnya.
Tidak ada yang pernah tahu kapan dia akan datang, kau hanya memilik kewajiban untuk terus mempersiapkan diri.
Selamat memperjuangkan diri menjadi pasangan terbaik untuknya, kelak.


(Perindumu, @putriismawa #shmily)

Karya : Putrii Ismawati