4 Panduan Menyiapkan Menu Sarapan Pagi yang Sehat

putri hastuti
Karya putri hastuti Kategori Kuliner
dipublikasikan 31 Maret 2017
4 Panduan Menyiapkan Menu Sarapan Pagi yang Sehat

 

Menu Sarapan Pagi - Untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari, kita perlu nutrisi dalam asupan makanan. Aturan makan yang tepat adalah 3 kali sehari, yaitu makan pagi atau sarapan, makan siang dan makan malam. Pakar kesehatan beranggapan bahwa manusia sebaiknya sarapan pagi selambat-lambatnya maksimal 2 jam setelah bangun tidur.

Panduan Menyiapkan Menu Sarapan Pagi

Sarapan membawa banyak manfaat bagi tubuh kita, selain kita mendapat asupan energi untuk menjalani aktivitas sepanjang hari, juga dapat meningkatkan kekebalan dan metabolisme tubuh. Namun dengan catatan harus sarapan yang sehat. Ini dia panduan menyiapkan menu sarapan pagi yang sehat:

 

1. Karbohidrat kompleks.

Karbohidrat merupakan nutrisi yang bertugas sebagai sumber energi. Karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang sehat karena mengandung serat yang tinggi dan rendah indeks glikemik sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks antara lain biji-bijian atau kacang-kacangan, termasuk dalam hal ini beras merah, gandum dan jagung. Sediakan karbohidrat kompleks saat sarapan seperti nasi merah, oatmeal, kentang, jagung, pisang atau roti gandum agar kenyang lebih lama.

2. Sayur dan buah itu penting.

Memang sebaiknya nasi putih dihindari saat sarapan, namun jika ingin memasukkannya ke dalam menu sarapan pagi, pastikan mengimbanginya dengan asupan buah atau sayur. Sebab nasi mengandung serat yang rendah dan cenderung tinggi glikemiks. Untuk menyiasati konsumsi buah saat sarapan, dapat dengan jus buah. Hanya saja minum jus atau makan buah sebaiknya 2-20-30 menit sebelum mulai makan. Karena buah mengandung gula dan jika dikonsumsi setelah makan maka membutuhkan waktu lama untuk mencernanya sehingga banyak nutrisinya yang terbuang percuma.

3. Kopi atau teh sah-sah saja.

Kopi atau teh memang cukup baik dikonsumsi saat sarapan, kafein yang terkandung di dalam kedua jenis minuman tersebut ternyata memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan daya pikir dan kewaspadaan seseorang, kafein juga membantu mempercepat pembakaran lemak menjadi energi. Tidak heran jika orang yang mengonsumsi kopi cenderung memiliki vitalitas dan stamina yang prima. Namun sebaiknya hindari kopi instan yang mengandung banyak gula. Ganti dengan kopi hitam dengan satu sendok makan gula tebu atau satu sendok teh gula jagung saja.

4. Hindari makanan berlemak dan pedas.

Saat pagi hari, sistem pencernaan kita masih sangat rentan sehingga makanan berlemak seperti gorengan atau daging merah serta makanan pedas sebaiknya dihindari untuk dijadikan menu sarapan pagi. Lemak merupakan nutrisi yang sulit dicerna sedangkan makanan pedas meningkatkan produksi asam lambung sehingga mengonsumsi kedua jenis makanan ini dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti kembung, mual hingga diare. Begitu juga dengan makanan yang masam seperti buah-buahan tertentu dan makanan yang mengandung cuka, sebaiknya dihindari.

 

  • view 100