KONYOL=PINTAR=KREATIF

Putri Al Fatih
Karya Putri Al Fatih Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 30 Juni 2016
KONYOL=PINTAR=KREATIF

KONYOL = PINTAR = KREATIVE?

 

Siapa tidak mengenal sosok Donal Duck garapan Walt Disney. Tokoh bebek berbaju biru dan putih yang bertingkah konyol, menyenangkan, dan disukai banyak anak-anak, remaja bahkan orang dewasa di seluruh dunia.

Tokoh Carlie Chaplin juga menjadi sumber inspirasi film bisu pertama yang mendunia. Lagi-lagi, tingkah konyol, lucu, lawakan dan kepintaran aktornya. Pintar? Bisakah konyol disebut pintar?

Kelucuan WARKOP DKI juga menjadi salah satu bukti bahwa konyol bukan berarti bodoh, tidak beradab, tidak bermoral. Yang konyol memiliki cara tersendiri, yang berbeda dari kebanyakan manusia normal. Bagaimana? Bisa diterima?

Keberhasilan dunia perfilman di dunia berasar dari karakter tokoh yang berhasil menguasi naskah. Tidak jarang sebuah naskah terinspirasi dari salah satu kekonyolan di lingkungan penulis. Contoh sederhana, novel best seller Raditya Dika yang menjadikan tokoh utama bekarakter konyol=pintar=kreative. Terlepas dari genre komedi atau romance. Karakter konyol lebih menarik perhatian ketimbang yang serius. Bahkan ketika seorang remaja usia 12-18 tahun disuruh memilih, mereka akan lebih senang membaca buku Raditya Dika ketimbang Negeri Lima Menara yang bisa terbilang cukup berat untuk dibaca usia itu.

Namun, bukan usia yang menjadi acuan sebuah buku bisa menjadi best seller dengan tokoh berkarakter konyol.

Kembali kepada pembahasan apakah konyol=pintar=kreative? Mari kita bahas!

Kebanyakan kata konyol diartikan dengan kebodohan. Tindakan yang tidak wajar, di luar batas, atau berlebihan yang sudah meluap-luap. Sayangnya, kebanyakan itu menimbulkan banyak pertanyaan apakah orang konyol juga berarti bodoh dan gila?

Menurut saya itu SALAH!!

Dalam KBBI; konyol/ko·nyol/ a cak 1 tidak sopan; kurang ajar; 2 agak gila; kurang akal; 3 tidak berguna; sia-sia; kekonyolan/ke·ko·nyol·an/ n perihal konyol; kekurangajaran|| pintar/pin·tar/ a 1 pandai; cakap: ia termasuk anak yang -- di kelasnya; 2 cerdik; banyak akal: rupanya pencuri itu lebih -- daripada polisi; 3 mahir (melakukan atau mengerjakan sesuatu): mereka sudah -- membuat baju sendiri; terpintar/ter·pin·tar/ a paling pintar (cakap, cerdik, mahir); kepintaran/ke·pin·tar·an/ n 1 kepandaian; kecakapan: kelincahan dan ~ nya boleh diuji; 2 kecerdikan; 3 kemahiran: ~ nya membuat mainan anak-anak sudah terlihat sejak ia berumur lima belas tahun.

Itu adalah penjelasan KBBI mengenai Konyol dan Pintar. Satu pertanyaan, mengapa konyol hanya menuju kepada keburukan sedangkan pintar {yang notabene-terdengar baik} memiliki dua pengertian {baik + buruk}. Mari kita lihat arti kata selanjutnya.

kreatif/kre·a·tif/ /kréatif/ a 1 memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2 bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang -- menghendaki kecerdasan dan imajinasi; kekreatifan/ke·kre·a·tif·an/ n perihal kreatif

 

Memiliki daya cipta? Seperti seorang anak usia lima tahun yang sudah menciptakan kebohongan kepada orang tua karena memecahkan gelas dan takut dimarahi? Atau sebuah arti menciptakan sesuatu yang hebat?

Anda bisa menjawab?

Bagi saya manusia konyol ≠ bodoh ≠ buruk ≠ tidak sopan ≠ kurang ajar ≠ tidak berguna.

Siapa menyangka, seorang Albert Einstein yang berhasil membuat gelembung di minuman bir, dianggap gila karena menemukan rumus pemecah atom, bisa menjadi sumber utama Ilmu Fisika di seluruh dunia.

Siapa menyangka, ketika Habibie dianggap presiden paling buruk, paling gila, karena melepas Timor Timur, membuat pesawat, dan tidak bisa menjadi presiden dengan catatan kepemimpinan yang baik. Kini, menjadi kebangaan Indonesia dengan puluhan hak paten dunia atas dunia penerbangan.

Atau, RezaArapOktovian? Seorang gamers dan youtubers yang selalu berkata tidak sopan, menganggap dirinya ganteng, kata fu%%k menjadi pencitraan dirinya. Namun, jika fans bertemu dengannya, dia akan berkata bahwa semua yang dia katakan, perkataan buruk, sikap nakal, hanya karena ingin menunjukkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Itulah kepribadiannya. Dan di salah satu kasus, dia bertemu dengan fans yang masih di bawah umur, dia berkata bahwa jangan meniru kata-kata jelek yang sering dia ucapkan di Chanel Youtubenya.

Jadi, bagaimana? Setuju dengan pendapat saya, jikalau tidak semua kata memiliki arti dan makna yang sama? Terserah bagaimana pusat badan bahasa mengartikan kata, karena makna memiliki cara berbeda untuk menunjukan maksud kata.

Ketika Konyol tidak sama dengan Bodoh maka Konyol saat ini memiliki dua makna {baik+buruk}. Konyol yang tidak sopan dan konyol yang kreatif, menciptakan sesuatu. Seperti Albert, Habibie dan RezaArapOktovian.

Kesimpulannya adalah : orang konyol bukan orang gila yang tidak sopan. Mereka memiliki cara tersendiri, cara berbeda untuk menciptakan sesuatu yang diluar batas kemampuan manusia pada umumnya. Menciptakan yang tidak mungkin bagi sebagian orang. Merasa tidak pernah puas dengan hasil yang dicapai, hingga benar-benar menemukan titik bahwa dia sudah berada di zona paling aman. Tempat yang tidak membuatnya turun dan jatuh. Tempat itu tidak pernah ada, karena orang konyol terkadang terlihat gila. Gila dengan semua usaha yang terlalu sering gagal, gila dengan ilmu, gila dengan hal baru, dan gila dengan segala hal yang bisa membawa mereka kepada tempat yang membuat banyak kepala geleng-geleng sembari berkata : KOK BISA YA? KOK ADA MANUSIA SEPERTI ITU YA? KOK DIA BEGITU YA? KOK … KOK … KOK ..

 

TERIMA KASIH

SALAM : Alfa-?-