Satu tahun (lalu)

Mery Puspitasari
Karya Mery Puspitasari Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Agustus 2016
Satu tahun (lalu)

Kita tidak pernah benar-benar pergi, walaupun dulu kita saling menyetujui untuk saling meninggalkan. Kita tidak pernah benar-benar melupakan, walaupun dulu kita saling setuju bahwa jodoh adalah urusan Tuhan. Dan, kita tidak pernah benar-benar menyembunyikan perasaan, karena dulu dan kini nama kita masih saja terucap pada bibir yang sama untung mengantarnya menuju langit dan seluruh penghuni langit tahu bahwa kita saling menunggu. Dulu kita saling ikhlas bukan karena kita ingin, tetapi jika Tuhan sudah berkata tidak sekeras apapun kita memaksa tidak akan pernah sanggup. Tuhan mematahkan setiap hati yang berharap selain pada-Nya.

  • view 194