Best Moment Novatiloka Mubarok Amd.Kep

Puji Astuti
Karya Puji Astuti Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 September 2016
Best Moment Novatiloka Mubarok Amd.Kep

Novatiloka Mubarok

Sedikit prolog, cewek cantik nan imut nan “tiis” ini asli banget anak Garut. Perkenalan kami berempat –dia, saya, Dedeh, Ayu- sebagai sahabat bervariasi, ada yang sudah dekat sejak SMP, ada yang baru kenal pun dari SMA. Singkat cerita kami dipersatukan dalam naungan organisasi OSIS/MPK.  Aku sendiri tahu cewek yang satu ini sejak SMP, namun kenal lebih dekat sejak SMA. Dia bilang dulu di SMP saya terlihat jutek, seperti ketua geng. Hmmm sudahlah abaikan si ketua geng ini.

Oke, masa SMA yang kita lalui bersama bagiku menyenangkan. Meskipun kita berada di kelas yang terpisah, persahabatan kami tak ada yang berubah. Semakin hari kita semakin dekat, mulai mengenal karakter masing-masing, mulai memahami. Organisasi yang begitu penuh dilema bisa membuat kami merasa nyaman karena bisa saling mengandalkan. Bagaimana saat kemudian ada regenerasi dan kami tak memiliki lagi naungan yang sama? Tidak ada yang berubah, pertemuan selalu kami utamakan. Bagaimana saat Ujian Nasional menjelang? Bagaimana saat kami mulai menyusun mimpi kami masing-masing? Tidak ada yang berubah, kami selalu bisa saling mendukung.

Kini, kami berada dalam proses pencarian mimpi, ada jarak, ada keterbatasan ruang di antara kami. Tak ada lagi waktu bercengkrama sesuka hati. Grup media sosial kami pun hanya ramai sesekali. Kami hanya bertemu setiap akhir semester usai, bisa dihitung mungkin kurang lebih kami hanya menghabiskan waktu 6 kali pertemuan sejak masa SMA berakhir sampai sekarang. Waktu yang begitu singkat dibanding masa SMA dimana kami bertemu hampir setiap hari. Kadang sepi, merasa sendiri. Kadang aku merutuk rindu, mengapa tak bisa seperti dulu. Tapi aku percaya, tak ada jarak dalam doa.

Kami berempat kini mungkin punya panggungnya masing-masing, punya cara tersendiri untuk grooming, berdramaturgi di tempat di mana kita berada. Entah itu ketika menjadi seorang perawat, guru, praktisi komunikasi, atau apapun nantinya. Tapi, ketika kami bersama ya kami tetap sama. Kami yang pernah menjalani suka dukanya masa SMA bersama, kami yang pernah bertingkah konyol di mushola, kami yang menikmati bacil si Ibi, kami yang kalau sama-sama gak ada guru kerjaannya foto-foto, kami yang histeris ketika karaoke, kami yang kompak belanja ke pasar buat masak-masak, kamiiiii ya begitulah kamiii terlalu banyak cerita tentang kamiiiii

Okeee okeee dan sekarang waktunyaaaaaa KAMI memberikan ucapan

HAPPY GRADUATION FOR NOVATILOKA MUBAROK, welcome to the jungle, to the real real real reality…

Ini sekilas cuap-cuap dari kami atas keberhasilan Nova mendapat gelar Amd. Kep

Suciani Ayu Solihat:

Hari ini Allah telah membuktikan kemurahan, nikmat, dan anugerah-Nya tentang makna sebuah proses yang berbuah manis dengan sebuah hasil.

Hari ini pula aku dibukakan mata, hati, dan telinga akan arti sebuah persahabatan. Tak menghiraukan jarak, waktu, dan seberapa banyak kita bertemu, namun kita tetap setia saling berbagi tanpa meminta kembali.

Congratulation sahabatku Novatiloka Mubarok, Amd. Kep. atas profesi dan tanggung jawab barunya semoga amanah dan yang dikerjakan Lillah sehingga barokah ({})

semoga apapun perubahannya tidak menjadikan dirimu berubah dari Nova yang kami kenal, kecuali perubahan positif yang membuatmu semakin lebih baik, bermanfaat, dan maslahat :*

Ingat tidak ada tanggal kadaluwarsa di dalam persahabatan kita dimanapun dan sampai kpanpun

(Novatiloka Mubarok, Puji Astuti, Dedeh Juwita, Suciani Ayu Solihat )

#MARITULARKANSEMANGATPERSAHABATAN

Dedeh Juwita:

Tepat hari ini akan ada sebuah momen penting dalam persahabatan ini, tepatnya momen penting buat gadis manis berkacamata kita ({})

Congratulation “Novatiloka Mubarok Amd. Kep”. Barakallah kawan, semoga ilmu yang didapat bermanfaat. Tetaplah menjadi Nova yang selalu membawa senyuman, semoga menjadi ibu suster yang menebar kebaikan.. terima kasih telah melibatkan kami (Dedeh, Ayu, Puji) di momen pentingmu. We love you Nonoooovv ({}) :* ;)

Puji:

Inget ga waktu dulu mau sidang gimana kamu panik karena dapet dosen penguji yang cenah luar biasa? Ampe sama aku disuruh ngaji yasin tiap malem. Haha serius sih itu gara-gara dosen aku yang cerita, namanya juga ikhtiar -_-

Akhirnyaaaa lulus ya ceuuu??? Gimana rasanya lulus? :’( Da aku mah apa atuh judul aja masih acak-acakan, di doain meren kita ciwi2 bertiga cepet nyusul… Btw bucat bisul ngga? Btw ini wisuda ada pendampingnya ga? Kalo gak ada sih woles weh da ada KITA.

Cieee yang udah dapet gelaaar… berkah ya gelarnya sayaaang… sekarang tinggal apa? Kerja, ya pasti.. bahagiain ortunya dulu … terus, ya tinggal menemukan jodoh… sok jodohnya jangan cuman digalauin aja, tapi didoain juga… diikhtiarin juga… gatel nih pengen cepet jadi pager ayu :3 btw sampein nuhun pisaaan loh sama keluarga besarnya Nova udah nebengin kitaaa wkwk…

Ooooooh iyaa satu lagi punten pisan ini mah sepunten-puntennya banget kalau ucapannya ya cuma beginian doang, ga ada prepare hadiah yang waaaw, yang aneh, yang unik cuma bisa doaaa meren.  Suruh siapa dadakan ngabarin tanggalnya :( da kita bukan tahu bulat yang digoreng dadakan terus enak *naon sih.. -_-

Maafin juga kalo foto di atas terlihat sangat tidak menarik karena aku bukan anak desain *anak mamah aku mah, maafin kalo kata-katanya rada gaje dan mungkin kalo typo karena semua ini sesungguhnya dikerjakan tengah malam di saat mata sedang ngantuk-ngantuknya, di saat aku galau mikirin magang dimana, seminar kumaha, judul skripsi apaaa, frustasi pokoknya.. tapi demi Nova apa sih yang nggaaak wkwk.. Terharu gak? Harus banget terharu ini mah… karena dadakannya ini kami harus memangkas segala agenda penting, karena yang terpenting buat kami adalah hadir di momen terpentingnya orang yang paling penting. Jadi kita datang sebagai hadiaaaaaaaaaaah, seneng nggak hadiahnya kita? wkwk kalau bisa mah kita datang dipitain pake kotak kado cuma sayang sih gak ada yang muat :( .

Udahlah ya sebelum kata-kata ini semakin melantur.. sekali lagi selamat Nov, selamat datang di hutan yang sebenarnya… apapun dan bagaimanapun keadaannya tetap jadi diri sendiri dan tetap berada di jalan Allah SWT. Semangat!!!!!

 

  • view 264