Kandungan Gizi Kerang

Prischalia Rahfidhanita
Karya Prischalia Rahfidhanita Kategori Kesehatan
dipublikasikan 09 Maret 2016
Kandungan Gizi Kerang

Kesehatan merupakan kebutuhan setiap orang yang harus terus dipantau. Baik kesehatan maupun kebugaran tubuh berhubungan dengan diet. Hubungan diet dan makanan berpengaruh pada penyakit kronik seperti jantung, kanker dan beberapa penyakit degenerative lain. Perubahan pola makan dan gaya hidup perlu menjadi perhatian setiap orang. Salah satu rekomendasi diet dari makanan adalah pemanfaatan kerang untuk pemenuhan gizi.

Kerang merupakan bahan makanan tinggi protein yang pemanfaatannya belum optimal karena kurangnya informasi mengenai kandungan gizi. Kerang merupakan hasil perikanan yang melimpah di daerah tropis dan sumber protein hewani yang baik dan murah bagi masyarakat. Berdasarkan Nutrition Committee of American Heart Association, kebutuhan gizi sehari diperoleh dari konsumsi buah, sayur, biji-bijian, dan pembatasan konsumsi makanan dari asam lemak jenuh serta kolesterol. Konsumsi asam lemak tidak jenuh bisa didapatkan dari kacang-kacangan, ikan, daging maupun seafood termasuk konsumsi kerang. Rekomendasi konsumsi dalam sehari sekitar 2 ? 3 porsi atau dalam Ukuran Rumah Tangga (URT) sebesar 50 ? 100 gram sehari.

Kerang mengandung protein yang berkualitas dengan asam amino esensial untuk pemeliharaan dan pertumbuhan tubuh serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak akibat benturan atau kecelakaan.

Susunan kandungan asam amino dapat menentukan kualitas protein. Protein yang mengandung asam amino penting dalam jumlah yang diperlukan tubuh, maka protein ini mempunyai mutu yang tinggi.

Kerang mengandung lemak yang baik, yaitu jenis asam lemak omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda. Batas konsumsi lemak tak jenuh ganda sehari 25% - 35% dari total kalori, jika kebutuhan kalori Anda 2.000 kalori/hari, maka asupan lemak tak jenuh ganda yang dianjurkan 600 kalori atau setara 67 gram/ hari. Kebutuhan ini bisa didapat dengan konsumsi makanan sumber omega 3 tinggi seperti kerang. Banyak sekali manfaat yang kita dapat dari omega 3 yaitu untuk membantu perkembangan dan fungsi otak, dan retina, berperan dalam fungsi hormon tubuh, dan mencegah proses inflamasi serta pecahnya pembuluh darah.

Lalu bagaimana dengan kandungan kolesterol pada kerang?

Kandungan kolesterol pada kerang sangat rendah, dibandingkan kandungan kolesterol pada ayam dan daging. Dari penelitian di Kanada menyebutkan, bahwa pada kerang ditemukan sejumlah besar sterol yang memiliki struktur kimia mirip dengan kolesterol. Namun, sterol memiliki efek yang menguntungkan Karena sterol menghambat penyerapan kolesterol pada makanan. Dengan adanya kandungan lemak jenuh rendah, kalori rendah dan mengandung asam lemak omega 3, kerang merupakan bahan makanan yang baik untuk kesehatan jantung.

Selain mengandung zat gizi protein dan lemak omega 3, kerang mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti Iron, Zinc dan Copper. Zat besi atau iron merupakan komponen pembentuk sel darah merah. Konsumsi zat besi yang tidak memenuhi standar diet mengakibatkan anemia (kurang darah).

Zinc juga merupakan mineral yang diperlukan tubuh. Zat ini membantu fungsi imun, penyembuhan luka, perkembangan janin, serta perkembangan dan pertumbuhan anak. Cooper berfungsi membantu pembentukan hemoglobin dan kolagen. Selain mengandung sumber mineral seperti iron (zat besi), zink dan cooper, kerang merupakan sumber yang kaya vitamin B12 yang sangat penting untuk menjaga serat saraf dan sebagai bahan untuk pembentukan sel darah merah.

  • view 636