Samuel Umtiti, Solusi Masalah Bek Tengah Barcelona

Pradhana Adimukti
Karya Pradhana Adimukti Kategori Bola
dipublikasikan 24 Juni 2016
Samuel Umtiti, Solusi Masalah Bek Tengah Barcelona

Barcelona dikabarkan telah setuju mengontrak bek tengah tim nasional Prancis, Samuel Umtiti. Kontrak tersebut berjangka waktu lima tahun hingga 2021. Proses transfer tinggal terkait syarat personal dan pemeriksaan medis.Rumornya, Barcelona mengharapkan harga bek Olympique Lyon itu tak lebih dari 25 juta euro.

Kontrak Umtiti dengan Barcelona dilaporkan akan ditandatangani selepas Euro 2016. Persetujuan dengan Barcelona sendiri sedang diselesaikan oleh kakak merangkap agen Samuel, Yannick Umtiti.Sebelumnya, perwakilan Barcelona dikabarkan masih terkunci dalam pembicaraan dengan Olympique Lyon, klub pemilik Umtiti. Kealotan negosiasi terjadi pada harga yang harus dibayar dan bentuk pembayaran transfer Umtiti.

Akhirnya hubungan baik Jean Michael Aulas, presiden Lyon, dengan Joseph Maria Bartomeu menjadi kunci perundingan. Perundingan dikabarkan berjalan lancar. Seperti diketahui, Bartomeu fasih berbahasa Prancis. Berunding dengan bahasa yang sama menjadi keuntungan dasar mencairkan suasana.

Menanggapi kabar telah disepakatinya persetujuan dengan Barcelona, Umtiti pada konferensi pers bersama tim nasional Prancis hanya menyatakan ia memang terus mengikuti kabar tersebut. Segala urusan transfer diurus oleh agennya. Ia tidak terlalu mengurus detail kabar transfer tersebut.

Umtiti sendiri mengakui Barcelona sebagai klub besar. Banyak pemain yang berminat bermain di Nou Camp. Namun ia sedang merasa senang bersama tim nasional Prancis Euro 2016. Umtiti hanya mau berkonsentrasi  pada Piala Eropa. Ia tak mau memecah fokusnya saat ini bersama timnas Prancis.

Selain Barcelona, Samuel Umtiti juga sempat ditaksir AS Roma untuk menggantikan posisi Antonio Rudiger yang cidera. Dari Liga Utama Inggris, dua klub asal kota London, Chelsea dan Arsenal dikabarkan berminat membeli Umtiti dari Lyon. Namun hasrat AS Roma, Chelsea dan Arsenal akhirnya kandas. 

Awal Mei lalu, tersiar kabar Tottenham Hotspur tertarik menggunakan keahlian Umtiti menjaga pertahanan. Umtiti pun mengakui ketertarikan klub asal kota London Utara tersebut. Menanggapi hal tersebut Umtiti merasa tersanjung atas ketertarikan Pochettino, manajer Hotspur.Umtiti memuji performa bagus tim yang bermarkas di stadion White Heart Lane tersebut. Ia juga mengapresiasi Pocchettino sebagai tipe manajer yang ia suka. Namun pada awal Mei tersebut Umtiti hanya mau fokus menuntaskan musim 2015/2016 bersama Lyon.

Sekalipun merasa tersanjung dengan ketertarika Spurs, memuji manajer Pochettino dan penampilan Tottenham Hotspur, Umtiti mengisyaratkan ketertarikannya bermain di Liga Spanyol, bukan Liga Inggris. Dia menyatakan La Liga cocok dengan kualitas permainan yang dimilikinya. Ia pun menyukai kebesaran Barcelona dan Real Madrid.

Isyarat keinginan yang hampir tercapai. Musim depan Samuel Umtiti segera berseragam Barcelona. Dia akan bermain di La Liga. Melihat ketertarikan Barcelona, Chelsea, Arsenal, Tottenham Hotspur dan AS Roma, seberapa istimewakah kualitas Umtiti?

Profil Singkat

Samuel Umtiti lahir di Yaounde, Kamerun tanggal 14 November 1993. Ia adalah produk akademi sepakbola Lyon. Umtiti memulai debut senior bersama Lyon musim 2011/2012. Perlahan tapi pasti, ia memantapkan posisinya di tim utama Lyon. Pada musim 2014/2015 lalu Umtiti memainkan 35 pertandingan dari 38 laga Ligue 1 bersama Lyon. Sedangkan musim 2015/2016 lalu, ia mencatat 30 kali penampilan. Umtiti juga telah tampil bersama tim nasional junior Prancis dari level U-17 sampai U-21.

Akhir Mei lalu Umtiti mendapat kejutan. Dipanggil ke tim nasional Prancis sebagai cadangan oleh pelatih Didier Deschamps, ternyata Umtiti dipromosikan ke dalam 23 pemain tim utama Prancis Euro 2016. Umtiti menggantikan Jeremy Mathieu, bek senior asal Barcelona.Jeremy Mathieu sebenarnya telah menderita cidera sejak final Piala Raja melawan Sevilla 23 Mei lalu. Namun tampaknya pelatih timnas Prancis Didier Deschamps masih mengharapkan kesembuhan Mathieu.

Berpengalaman main di level kompetisi ketat bersama Barcelona, kehadiran Mathieu tentu dibutuhkan timnas Prancis berkompetisi di Piala Eropa 2016. Apa daya cidera betis yang belum sembuh memaksa Mathieu hanya menonton Piala Eropa dari televisi. Tempat mantan bek Valencia CF itulah yang digantikan oleh Samuel Umtiti. Umtiti sendiri belum pernah mencatat sekalipun penampilan bersama tim nasional senior Prancis.

Gaya Permainan

Sebagai pemain bertahan, kelebihan Umtiti terletak pada ketenangan dan konsentrasinya membaca permainan. Umtiti bukanlah bek yang terburu-buru merebut bola dari lawan. Dia mampu mengambil bola dengan mulus. Ketenangan dan konsentrasi adalah kualitas yang dibutuhkan bek tengah menjaga pertahanan agar tidak membahayakan gawang sendiri. Catatan 56% tekel sukses dan 53% dilanggar daripada melanggar musim 2015/2016 lalu menjadi bukti ketenangan dan konsentrasi Umtiti sebagai bek

Hanya mengoleksi 6 kartu kuning tanpa kartu merah dari 30 penampilan di Ligue 1 membuktikan Umtiti bek yang bersih. Jumlah kartu kuning yang sedikit, sekali lagi menujukkan ketenangan Umtiti mengawal pertahanan.Umtiti bukanlah tipe bek yang terburu-buru merebut bola hingga melanggar pemain lawan. Jumlah kartu kuning yang sedikit juga menunjukkan Umtiti dapat diandalkan bermain dalam tiap pertandingan karena tak perlu sering menjalani hukuman larangan bertanding.

Sebagai perbandingan, Gerard Pique yang juga berposisi sebagai bek tengah Barcelona, mendapat 12 kartu kuning dari 30 penampilan La Liga. Bahkan Neymar, seorang striker yang tugas utamanya bukan merebut bola, mengoleksi 6 kartu kuning dari 34 penampilan La LigaMencatat 8 rata-rata aksi bertahan musim lalu, membuktikan ketangguhan Umtiti menjaga pertahanan. 8 rata-rata aksi bertahan dari 30 penampilan itu terdiri dari 152 kali sapuan, 72 kali intersep dan 17 kali blok.

Kemampuan Umtiti menghalau bola udara dapat pula diandalkan. Musim lalu di Ligue 1 ia mencatat 72% memenangkan duel sundulan. Padahal tingginya hanya rata-rata bek tengah Eropa, 181 cm. Hal itu menunjukkan kecermatan Umtiti membaca arah bola dan melompat di saat yang tepat.  Selain kemampuan bertahan, Umtiti handal pula mengolah bola. Umtiti mampu memberi umpan, menggiring dan menahan bola.  Rata-rata ketepatan umpan Umtiti musim lalu di Ligue 1 mencapai 87%. Umtiti juga mencatat 75% sentuhan sukses. Sebuah bukti kemampuannya menggiring dan menahan bola.

Kehandalan Samuel Umtiti memberi umpan, menggiring dan menahan bola  memenuhi syarat memainkan gaya  tiki-taka Barcelona. Sangat beralasan ia menyebut La Liga adalah liga yang sesuai dengan kualitas yang dimilikinya.

Kesempatan Umtiti di Barcelona

Selain Carles Puyol, Barcelona belum punya lagi bek tengah tangguh yang pantas mendampingi Gerard Pique. Eric Abidal, Alex Song, Javier Mascherano serta Jeremy Mathieu adalah pemain non bek tengah alami yang digeser demi kebutuhan tim. Problem ketidakpastian pasangan Pique makin terlihat sejak Puyol pensiun.

Dmytro Chygrynskiy bek tengah yang didatangkan musim 2009/2010 menjadi nama yang sulit diingat fans Barca. Bukan hanya namanya tak mudah disebut tapi juga karena gagal menjadi tumpuan lini belakang Barca. Begitupun Thomas Vermaelen yang lebih sering cidera. Musim 2014/2015, mantan pemain Arsenal tersebut hanya main sekali di ajang La Liga. Musim 2015/2016 lalu, bek tengah Belgia itu hanya memainkan 10 pertandingan La Liga.

Marc Bartra bek tengah produk asli La Masia belum berhasil memikat para pelatih Barca. Dari Guardiola, almarhum Tito Villanova, Gerardo Martino hingga Luis Enrique tak memberinya tempat utama. Padahal Bartra dipanggil pelatih timnas Spanyol Vicente Del Bosque ke dalam tim Spanyol Euro 2016. Umtiti berpeluang mengatasi masalah tahunan Barca tersebut.

Kemampuan Umtiti bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri tentu menguntungkan Barcelona. Los Blaugrana berkompetisi di lebih dari satu ajang sekaligus. Punya pemain serba guna dapat mengatasi masalah jika ada pemain yang cidera.

Barcelona tampaknya sedang mengatur ulang komposisi pemain di lini belakang menyambut musim 2016/2017. Marc Bartra dijual ke Borussia Dortmund, Dani Alves dilepas ke Juventus. Adriano santer kabarnya pasti dijual. Gelandang merangkap bek senior Javier Mascherano pun serius diminati Juventus. Jika melihat catatan cidera selama dua musim, Thomas Vermaelen bisa masuk daftar jual juga. 

Penyegaran sebuah langkah yang tepat dilakukan Barcelona. Mengingat mayoritas komposisi bek Barcelona musim 2015/2016 sudah bermain lebih dari tiga musim, melepas sebagian dari mereka adalah keputusan masuk akal.Motivasi para pemain bertahan lama Barcelona beresiko sudah turun terjebak kejenuhan suasana. Gaya permainan mereka telah terbaca lawan. Kehadiran pemain baru seperti Umtiti berpotensi memberi kegairahan dan gaya permainan baru di lini belakang Barcelona.

Memang bukan keputusan bebas resiko. Pemain-pemain baru belum tentu sukses beradaptasi dengan tim. Umtiti masih muda dan datang dari Ligue 1, liga yang level kompetisinya tidak seketat La Liga. Keberadaan Jeremy Mathieu dapat membantu adaptasi Umtiti.Seperti Umtiti, Jeremy Mathieu berasal dari Prancis. Punya rekan yang berbahasa sama dapat mengurangi resiko miskomunikasi dan homesickness. Itupun dengan catatan Mathieu bukan pemain yang akan dijual Barca musim depan.

Dengan kepergian Bartra yang kemungkinan disusul  Thomas Vermaelen dan Javier Mascherano, Umtiti yang punya ketenangan, konsentrasi, kemampuan duel udara dan olah bola yang baik berpeluang besar jadi pasangan tetap Pique di sentral pertahanan Barca.

Sumber tulisan:

http://www.football-espana.net/ , http://frenchfootballweekly.com/, http://www.getfootballnewsfrance.com, https://www.whoscored.com/  www.squawka.com

Sumber gambar: www.goal.com

 

  • view 478