Untukmu, teman pena pertamaku.

Untukmu, teman pena pertamaku. Untukmu, teman pena pertamaku.

Hari yang cerah dengan gerakan angin yang lembut manghantarkanku pada muara kebahagiaan meski hujan mulai mengguyur hebat kota Bogor.

Saat itu adalah awal dari pertemanan kita dan alasan kesekian untuk jatuh hati tentang hujan.

Bukan pertemuan yang istimewa, hanya momen yang tidak berlebihan atau kurang sedikitpun.

Semuanya indah dengan porsinya.

Bangun diskusi, bangun empati dan bangun mimpi.

Terimakasih sudah mau  berteman dengan cukup baik hingga saat ini.

 

Untukmu, teman pena pertamaku.

khozainah rahmah

Untukmu, teman pena pertamaku.

Karya khozainah rahmah Kategori Lainnya dipublikasikan 15 Maret 2017
Ringkasan
Bukan pertemuan yang istimewa, hanya momen yang tidak berlebihan atau kurang sedikitpun.
Dilihat 7 Kali