Penyesalan Sang Cucu Adam

Penyesalan Sang Cucu Adam Penyesalan Sang Cucu Adam

Ini kisah manusia berhati lemah
Terasing di antara hiruk pikuk kehidupan seperti remah
Sering nestapa dan kerjanya menuntut Tuhan
Selalu mencari yang bisa disalahkan

"Andaikan Adam tak termakan rayuan Hawa,
Andaikan Hawa tak termakan godaan Iblis,
Andai buah larangan tak pernah diciptakan,'
Mungkin nasib manusianya tak melarat
Mengais-ngais tanah, mengaduk-aduk lautan

Terngadahlah dia ke arah langit,
'Oh Tuhan,
Jika hidup mengandung mati, mengapa ciptakan kehidupan?
Jika roda nasib manusia berputar, mengapa milikku tak kunjung bergerak ke atas?'

Masam mukanya
Berpaling dari Tuhan rupanya
Hapal benar tentang mati
Tapi dunia baginya terlalu hakiki

Hingga nyawa tinggal seujung nafas
Saat malaikat maut menariknya keras
Tersedak dia akan sebuah kenyataan
Bahwa begitu banyak nikmat Tuhan yang dilupakan

Ah, sudahlah... Sudahlah
Terlambat hendak kembali ke fana
Surga menjauh,
Berkawan Iblis di gelora neraka.

Yessy Niarty

Penyesalan Sang Cucu Adam

Karya Yessy Niarty Kategori Puisi dipublikasikan 15 Maret 2017
Ringkasan
"Andaikan Adam tak termakan rayuan Hawa, Andaikan Hawa tak termakan godaan Iblis, Andai buah larangan tak pernah diciptakan,' Mungkin nasib manusianya tak melarat Mengais-ngais tanah, mengaduk-aduk lautan
Dilihat 21 Kali