Sajak ketika Hujan Berderai

Sajak ketika Hujan Berderai


Kamu, adalah kumpulan larik-larik dari sajak panjang yang belum selesai dituliskan.

Kategori Puisi

2 K Hak Cipta Terlindungi

TANPA SELAMAT TINGGAL

TANPA SELAMAT TINGGAL TANPA SELAMAT TINGGAL

Cahaya matahari menelisik helai-helai daun, terik.

Tak ada belaian angin semilirpun. Jalanan kosong,

saat itu, hanya hening yang hadir.

 

Aku berlari, nafas tersengal, peluh membasahi,

mataku pedih, tak ada debu, tapi rasa membuatnya

berkaca-kaca.

 

Kamu jingga yang belum sempat mengucapkan

selamat tinggal kepada senja, karena pergi

dibawa malam.

 

kamu adalah debu yang dibawa angin pergi

tanpa berkata-kata, menunggu diam

tak bersuara.

 

Aku masih berlari, tak rela kau dibawa pergi.

Sepucuk cinta kuselipkan di dalam amplop

merah jambu, kubawa di dalam saku celana.

Disana ada tawa, ada sepotong langit dengan

bintang bergelayutan.

 

Hai! Jangan diam saja!

Jangan dingin begitu!

Begitukah kau menyambutku tiba?

 

Tubuhmu diam,

keranda membawamu ke pusara.

 

 

Padang, 2017/Robby Jannatan

Robby Jannatan

TANPA SELAMAT TINGGAL

Karya Robby Jannatan Kategori Project dipublikasikan 15 Maret 2017
Ringkasan
kamu adalah debu yang dibawa angin pergi tanpa berkata-kata, menunggu diam tak bersuara.
Dilihat 17 Kali