Rajutan Harapan

Rajutan Harapan Rajutan Harapan

Terjebak dalam prasangka-prasangka yang kurajut sendiri. Kusimpulkan sedemikian rumit benang merahnya. Kemungkinan akan kesesuaian antar prasangka dengan yang hendak terjadi tetap ada, tidak ada kepastian besar kecilnya -kemungkinan tersebut.

Bersiaplah. Dalam hidup, ruang untuk menerima hal yang tidak diinginkan harus disediakan sejak apa yang diinginkan mulai disusun sedemikian rupa.

Begitulah. Dalam hidup, harapan baik harus dijaga agar tetap kokoh. Kenyataan buruk, jangan dicaci dan diruntuhkan tanpa bekas. Ambil puing-puing hikmahnya, lalu kembali membangun hidup. Karena hidup banyak rasa. Seperti nan*-n*no yang ramai rasanya.

 

Cirebon, 12 Maret 2017

Widya Imrani

Rajutan Harapan

Karya Widya Imrani Kategori Catatan Harian dipublikasikan 12 Maret 2017
Ringkasan
Terjebak, prasangka yang kurajut. Kusimpulkan benang merahnya. Bersiaplah. Begitulah. Ambil puing hikmahnya.
Dilihat 25 Kali