Ber1lah, Bersaudaralah, Sebab Alloh.

Ber1lah, Bersaudaralah, Sebab Alloh. Ber1lah, Bersaudaralah, Sebab Alloh.

Telah terciptakan alam semesta, sampai dengannya kita berpikir lebih luas tentang penyatuan hati ummat islam sedunia hanya karna ikatan aqidahnya. Ikatan aqidah islamiyah inilah yang mengikat kuat hati-hati mereka karna Rosul pun telah tuntutkan hal yang sama. Berjalan, berlari, beriring dan bergandeng demi lunakkan hati-hati lawan yang membenci islam. Maka hanya dengan ikatan aqidah islam itulah kita disatukan hati dan pikirannya dalam aturan Alloh yang paling mulia dan agung kedudukannya dalam syariat tertinggi.

Manusia mana yang tak iri ketika kita utuh tumbuh dan bergerak bersama menjawab panggilan dakwah hanya untuk kuatkan kembali ikatan aqidah itu. Hanya manusia kafir yang tertawa dan terbahak melihat permusuhan di tubuh ummat islam ini, hanya mereka yang tak punya kelembutan hati yang lalu memicingkan mata dan bangga karna muslim telah terpecah dan hati-hati mereka tak lagi terpaut dalam kelembutan pada saudaranya. Maka Alloh Maha Pembalik hati, dengannya lah DIA mudah persatukan hati-hati muslim sedunia. Hatiku dan hatimu, hati kita dan hatinya, hati mereka dan hati kalian, hati seluruh muslim muslimah, tentu selalu jinak karna hanya aqidah islam inilah yang menyatukan kekokohan hati kita semua.

Saudaraku, islam adalah denyut nadi kehidupan. Islam adalah mercusuar sebuah peradaban dunia yang kelak akan terbangkitkan lagi ‘dengan atau tanpa’ perjuanganmu. Jayanya Islam adalah puncak lelahnya para penjemput kejayaan itu, sedang belum tentu mereka bisa menyaksikan buah dari kelelahannya. Jika ajal telah lebih dulu menjemput, maka sampaikanlah salam bai’atku pada Khalifah ummat islam nanti. Sungguh, sampai kapanpun kita akan tetap berbangga telah ikut membersamai menjemput bisyaroh Rosulullah serta wa’dullah yang selalu diyakini datangnya.

Ketika Konstantinopel telah takluk sejak ia keluar dari lisan Rosul, seluruhnya berlomba menjemput kemuliaan dan saling menyemangati agar menjadi sebaik-baiknya pemimpin atau sebaik-baiknya pasukan. Tibalah Sultan Al Fatih menjadi penakluk Kota terangkuh itu, yang kemudian saat ini kita pun sedang menanti penaklukan Roma. Sejak Roma takluk dari lisan Rosul, maka sampai saat ini pun masih kita perjuangkan dan hayati selalu perjuangan untuk meraih kemuliaan agar menjadi sebaik-baik pemimpin atau sebaik-baik pasukan.

Jika salah satu di antara kami bukanlah termasuk yang mendapat kemuliaan yang Rosul janjikan, semoga kami mampu meraih kemuliaan dengan menaklukkan hatimu, duhai Saudaraku.. sungguh tak ada jalan lain selain menyelami Aqidah Aqliyah ini sampai membawa kita pada penyadaran hakiki bahwa islam adalah sebuah mabda’ yang darinya lahir seluruh aturan kehidupan. Ia tak akan terterapkan secara kaaffah pada ummat tanpa dakwah untuk mengajak orang masuk islam serta menghadirkan Khilafah Islamiyah yang akan melembutkan hatimu, Saudaraku… Hanya KHILAFAH yang akan menyatukan hati-hati kita agar tak lagi dikau terkungkung pada ashobiyah (fanatisme golongan), karna Rosul tak sama sekali mengajarkanmu untuk tunduk pada sekat-sekat golongan. Wallaahu’alaambisshowab…

Baiq Dwi Suci

Ber1lah, Bersaudaralah, Sebab Alloh.

Karya Baiq Dwi Suci Kategori Motivasi dipublikasikan 11 Maret 2017
Ringkasan
Manusia mana yang tak iri ketika kita utuh tumbuh dan bergerak bersama menjawab panggilan dakwah hanya untuk kuatkan kembali ikatan aqidah itu. Hanya manusia kafir yang tertawa dan terbahak melihat permusuhan di tubuh ummat islam ini, hanya mereka yang tak punya kelembutan hati..
Dilihat 37 Kali