Momen Bersama Desember

Momen Bersama Desember Momen Bersama Desember

Perjalanan.

Aku memahami bahwa bagian penting dari sebuah perjalanan adalah bukan tentang tempat tujuannya, akan  tetapi momen dalam perjalanan itu sendiri. Satu tempat yang sebenarnya sangat sering kamu kunjungi akan menjadi berbeda maknanya ketika kamu mendatanginya bersama momen yang kamu bawa. 

Ini tentang momen Desember silam. Disaat takdir membawaku pada momen yang tidak dibuat-buat. Aku memenukan makna yang mendalam dari sebuah perjalanan, bersamanya. 

Tidak habisnya aku mengucapkan syukur kepada Tuhan yang telah menjadikan momen itu ada bagi kami. Setidaknya saat aku mengenang hal ini, aku bisa tersenyum sendiri.  Momen itu milik kami yang berharga yang tidak akan bisa terulang dan tidak akan ada yang bisa mengambilnya meski di kemudian hari akan ada orang silih berganti menemani.

Ayahku pernah berkata padaku dalam sebuah perjalanan, "nikmatilah perjalanan ini, akan ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan melebihi yang kamu duga sebelumnya ketika kamu menikmatinya dengan hati" Saat itu aku masih terlalu kecil untuk memahami arti dari kalimat itu. Saat itu, tertidur adalah caraku menikmati perjalanan. 

Kini saat aku bertumbuh dewasa, aku menjadi orang yang sangat menghargai momen yang dibawa oleh setiap orang.

Dalam ceritaku kali ini, akan kuceritakan satu sosok yang telah membawa momen itu dalam perjalananku menginjak usia 24 tahun kehidupanku.

Dia adalah orang yang aku hormati dan hargai karena kepribadiannya. Banyak orang mengatakan dia jahat tapi bagiku dia istimewa. Itulah mengapa hari itu di Bulan Desember aku memberanikan diri mengajaknya menikmati perjalanan bersama untuk mewujudkan salah satu mimpi kecilku, menikmati kebun teh di warung sederhana di pinggir jalan. Semesta meng-aamiin-i inginku hingga terjadilah perjalanan itu.

Dia semakin istimewa di mataku sebab dia menghadirkan satu momen yang tidak akan kulupa sepanjang hidupku, sebuah momen yang kemudian mengubahku menjadi orang yang lebih hidup dalam kehidupan. 

Momen. Hal itulah yang membuat perjalanan 10 jam ini terasa begitu berharga dalam hidupku. Seolah momen itu memang diciptakan hanya untukku, untuk kusimpan di sepanjang hidupku. Dia yang menemani perjalananku saat itu, telah membawa jalan terang bagi hidupku yang sebelumnya terasa gelap dan menyedihkan. Dia memberiku kekuatan untuk menatap sesuatu lebih optimis, dengan sikapnya yang manis, aku terbawa pada dimensi waktu yang hanya akan jadi milikku selamanya.

Suatu hari nanti aku mungkin akan melupakan perasaanku padanya, digantikan dengan perasaanku kepada orang baru. Namun, satu momen yang dia ciptakan di hari itu akan cukup bagiku untuk mengingatnya dalam ruang nostalgia di kemudian hari.

Dia mungkin saat ini sudah pergi. Bersama rasa yang dia bagi bersama yang lain. Tapi bagiku, momen di Bulan Desember itu adalah milikku satu-satunya yang tidak akan pernah terbagi.

Perjalanan bersamamu dan momen yang kau bawa akan abadi bersama sisa hidupku. 

Terimakasih, berkatmu aku jadi lebih ingin terus menikmati perjalananku tanpa tergesa. Melihat keindahan di setiap detailnya, dan aku bersyukur, pernah ada kamu dalam bagian perjalananku. 
Selamat jalan teman perjalananku, perjalanan bersamamu adalah jalan bagiku untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya dengan jalan yang lebih terang.

 

Nisa Sintha Putri

Momen Bersama Desember

Karya Nisa Sintha Putri Kategori Renungan dipublikasikan 08 Maret 2017
Ringkasan
Aku memahami bahwa bagian penting dari sebuah perjalanan adalah bukan tentang tempat tujuannya, akan tetapi momen dalam perjalanan itu sendiri. Satu tempat yang sebenarnya sangat sering kamu kunjungi akan menjadi berbeda maknanya ketika kamu mendatanginya bersama momen yang kamu
Dilihat 38 Kali