Inspirator Minggu Ini: Jihan Suweleh

Inspirator Minggu Ini: Jihan Suweleh Inspirator Minggu Ini: Jihan Suweleh

Senang melihat inspirator yang satu ini kembali wara-wiri di Inspirasi.co. Jihan Suweleh, inspirator yang cukup lama bergabung di sini tetapi terkadang kerap mengunggah tulisannya lalu menghilang. Kreator yang ini layak kami bahas sebagai profil pilihan minggu ini atas satu alasan yang utama: ia paling jago mengutarakan segala kegalauan anak muda masa kini tentang cinta dan jodoh menjadi tulisan yang super mellow tetapi asyik sekali dinikmati. Teknis penceritaan yang total membuat tulisan Jihan layak ditunggu.

Kami cuplik beberapa karyanya di sini sebagai bukti, ada di antaranya pernah dipilih oleh tim redaksi sebagai karya yang menonjol dibandingkan yang lain dalam edisi tertentu.

Bagaimana jika membaca tulisannya yang satu ini, “HARI INI AKU RINDU KAMU”?

Gerimis tak lagi menyentuh ujung hidungku
Air mataku yang dulu sempat menjadi teman menunggu hujan reda sudah tiada
Mereka berganti, dengan kehadiranmu di pinggir pagi
Di langit yang sama, kita menyaksikan sepasang mata yang menetap
Seolah ingin saling menjaga, tapi hanya bisa menahan rasa

Bak membaca puisi dalam bentuk narasi, bukan? Banyak baris dalam karya singkat ini yang layak dikutip sambil diresapi secara perlahan.

Tulisannya yang sempat sangat ‘hits’ pada 30 Agustus 2016 berjudul “KAMU” ini sangat pantas kami petik beberapa penggalannya seperti di bawah ini:

Kamu hadir seperti buah jatuh. Dan saya mengambilmu dalam keadaan tak lapar sama sekali. Saya menyukaimu. Dan saya ingin mengunyahmu. Tetapi bibir saya tak pernah segar. Saya tak pernah menarik sekaligus tak pintar-pintar. Saya mencintaimu, tetapi ragu lebih dulu membunuh. Sebelum saya benar-benar mengunyahmu, kamu terlanjur dimakan orang. Dan saya jatuh seperti daun kering.

Sensasi orang yang mencintai seseorang dalam diam terjabarkan teramat sangat indah sekaligus pedih dalam judul tersebut.

Jihan sejauh ini membuat satu project, yakni ‘Surat Cinta di Bulan Maret’ tepat setahun yang lalu. Dalam project ini, Jihan membagi coretan per hari di bulan yang sepertinya dia anggap istimewa tersebut. Ia tetap konsisten menulis dengan tema yang sama, seputar cinta dan beragam rasa yang mengitarinya. Tulisannya tetap puitis walau kadar galau dan senang bisa terlampaui berdosis tinggi.

Setelah terakhir menelurkan karya pada Desember tahun lalu, Jihan kembali eksis di sini lewat ‘723 HARI SETELAH MATAKU MENATAP DAN MENETAP PADAMU”. Cerita pendek ini, seperti biasa, terbaca dalam dan total. Kami akhiri ulasan mengenai Jihan dengan mengambil beberapa baris tulisannya dari judul terakhir tersebut:

Kumulai cerita ini dengan sebuah pengakuan, bahwa keindahan telah membuatku abadi dalam kesedihan. Tidak akan kukejar lagi kau, walau kau yang memaksa. Aku sudah tak berselera dalam berjuang.

Terima kasih telah menjadi bagian dari kami, Jihan!

Redaksi inspirasi.co

Inspirator Minggu Ini: Jihan Suweleh

Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian dipublikasikan 07 Maret 2017
Ringkasan
Paling jago mengutarakan segala kegalauan anak muda masa kini tentang cinta dan jodoh menjadi tulisan yang super mellow tetapi asyik sekali dinikmati.