Namamu dan Deru Kalimatku

Namamu dan Deru Kalimatku Namamu dan Deru Kalimatku

"Dulu namamu adalah deretan kata yang paling aku suka, yang paling aku tunggu hingga tiba saatnya kau tak mampu lagi membalas kalimat pendekku.

Dan saat ini aku lebih menyukai caramu berbagi kebaikan. Menjelaskan kebenaran bukan pembenaran.

Tapi maaf, aku juga sedikit kecewa dengan caramu berkata 'kesendirian'.

Sejak saat itu aku mulai mereka-reka, tulisanmu untuk siapa?

Sudah barangkali aku titipkan dalam-dalam bahwa itu bukanlah aku, karena yang kau maksud sederhana adalah bagaimana bersikap dan berpikir tapi bukankah kita dalam satu frekuensi?

Ataukah memang sebenarnya (sejak dulu) aku dan tulisanmu memanglah tidak pernah ada di jalur perjalanan yang sama?"

itulah deratan kalimat yang yang selalu berkeliaran kala ku temukan tulisanmu di berbagai tembok interaksi tanpa harus bertemu di zaman ini.

khozainah rahmah

Namamu dan Deru Kalimatku

Karya khozainah rahmah Kategori Catatan Harian dipublikasikan 06 Maret 2017
Ringkasan
Dulu namamu adalah deretan kata yang paling aku suka, yang paling aku tunggu hingga tiba saatnya kau tak mampu lagi membalas kalimat pendekku.
Dilihat 60 Kali