Mataku Penuh Mata

Mataku Penuh Mata Mataku Penuh Mata

Mataku penuh mata-mata

Di mataku, mata-mata orang lain mendirikan penginapan

Membuat ayunan sambil memata-matai apa yang dilihat oleh mataku

Beberapa orang bahkan membangun gedungnya di ingatanku

Membangunnya megah, mewah tapi susah dijangkau langkah

Aku jadi tidak bebas berjalan-jalan

Seribu gedung memenuhi setengah halaman ingatan

Pengap, panas, minim celah ventilasi

Kepalaku, kantor paling sibuk

Memikirkan segala kemungkinan baik dan buruk

Sibuk mereka-reka sibuk menduga-duga

Membenarkan prasangka yang belum tentu shahih faktanya

Dan seringkali sesak napas dalam pikiran sendiri

 

 

Amalina ILma

Mataku Penuh Mata

Karya Amalina ILma Kategori Puisi dipublikasikan 03 Maret 2017
Ringkasan
Kepalaku, kantor paling sibuk Memikirkan segala kemungkinan baik dan buruk Sibuk mereka-reka sibuk menduga-duga Membenarkan prasangka yang belum tentu shahih faktanya
Dilihat 20 Kali