Ibu, Istri, dan Wanita-Wanita Perkasa

Ibu, Istri, dan Wanita-Wanita Perkasa


Kumpulan Sajak Tentang Ibu, Istri, Wanita-Wanita Perkasa, dan Bakti Untuk Mereka

Kategori Puisi

114 Hak Cipta Terlindungi

Aku Cemburu

Aku Cemburu Aku Cemburu

Padamu aku cemburu

Cemburu yang menyesak ulu kalbu

 

Tidakkah kau sadar, gerak gerikmu membuat cemburu memburuku sepanjang waktu.

Membuat tanya besar kenapa Tuhan begitu berbaik hati padamu.

Tapi semakin ku cemburu, dengan jawaban aku tak bertemu.

Dan kau tetap saja berlalu dengan membiarkan aku yang sedang cemburu.

 

Hei, kau yang aku cemburui...

Laku apa yang kau lakoni hingga surga ada di sekelilingmu.

Do'a apa yang kau ucapi sampai-sampai Sang Nabi berpesan dengan namamu.

Ibadah apa yang kau jalani hingga Sang Khalifah meminta do'a kepadamu.

 

Apa kabar domba yang membentuk ototmu.

Apa kabar kekarnya tanganmu yang mungkin tidak akan tersentuh api neraka.

Apa kabar tanda putih di tanganmu bekas penyakit yang kau derita.

Ah kau, kau membuatku terbakar cemburu

 

Dibandingmu apalah aku.

Kau gendong domba tiap hari ke atas bukit demi Ibumu.

Lalu kekar tanganmu menggendong Ibumu dari Yaman ke Makkah.

Dan aku.... bertanya kabar Ibu sekali seminggu saja  berasa kelu.

 

Wahai orang di masa lalu, kau membuatku cemburu.

Dengan Surga yang beredar di sekitarmu.

Dengan do'amu yang pasti terkabul.

Dengan keridhoan Ibu kepadamu.

 

Wahai orang dari masa lalu yang membuatku cemburu.

Ibumu istimewa berputra sepertimu.

Ibuku juga istimewa....

Tapi harapku tinggi, semoga cemburuku membuat aku sepertimu, meski tak akan pernah ada lagi sepertimu.

 

(Kepada Uwais Al-Qarny, pemuda berbakti pada Ibunya. Tak terkenal di bumi, tapi terkenal di langit)

 

 

 

 

 

 

 

Bangga Surya Nagara

Aku Cemburu

Karya Bangga Surya Nagara Kategori Project dipublikasikan 28 Februari 2017
Ringkasan
Untukmu yang berbakti pada Ibu. Kau tidak dikenal di bumi, tapi terkenal di langit. Aku Cemburu.
Dilihat 35 Kali