# Seandainya Raja Salman Ke Solok-Selatan

# Seandainya Raja Salman Ke Solok-Selatan # Seandainya Raja Salman Ke Solok-Selatan

Seandainya raja Salman memilih plesiran ke solok-selatan, bukan ke Bali, maka kiblat Pariwisata Indonesia akan berpindah dari Bali ke solok-Selatan. Sayang sekali raja Salman  telah melakukan “ijtihad “ yang salah, karena  memilih plesiran di Bali.

 Mengapa saya sebut plesiran di Bali sebagai sebuah kesalahan? Bali menawarkan pantai yang indah dan pelayanan ramah wisata dari masyarakatnya.  Itu daya pikat utama selain faktor nama “Bali” sebagai pusat magig  kunjungan wisata dunia. Tapi kedua hal itu tak dapat dimanfaatkan oleh raja salman. Dia jelas tak bisa leyeh leyeh di pinggir pantai bersama permaisuri dan pangeran pangerannya karena haram hukumnya dari sudut keyakinan wahabi yang konservatif. Juga ia tak mungkin leyeh leyeh berduaan dengan sang permaisuri pakai bikini dan celana pendek karena alasan keamanan. Ia sama sekali tak leluasa bergerak karena Bali menjadi pusat sorotan dunia. Apa saja yang terjadi di Bali akan tersebar dalam hitungan detik ke seluruh dunia karena perkembangan teknologi komunikasi yang amat canggih.  Tentu saja sang raja tak ingin fotonya dengan celana pendek dan permaisurinya pakai bikini beredar di seluruh dunia.

 Karena itu Bali bukan tempat yang tepat buat sang Raja. Ia harus memilih tempat lain yang lebih cocok dengan sosio kulturalnya. Dan tempat itu tak lain adalah Solok-Selatan. Akan dicatat oleh sejarah, jika Salman juga memilih Solok-Selatan sebagai tempat mengisi hatinya, lepas dari rutinitas kesibukan sebagai raja.   Solok-Selatan menawarkan kekayaan alam yang tiada duanya. Dapat dikatakan kabupaten kecil di Sumatra Barat ini adalah republik surga di bumi. Solok-Selatan adalah bagian dari provinsi  Sumbar yang juga disebut sebagai “ Serambi Mekkah”. Jadi datang ke Solok-Selatan dapat dianggap datang ke tanah leluhur.

 

Apa  alasan fundamental sehingga raja Salman sebaiknya ke solok-Selatan? Solok-Selatan adalah surga kecil di bumi. Alamnya memiliki  keindahan alam tersembunyi yang tak akan ditemui di dunia lain. Daerahnya dikelilingi banyak hutan tropis, bukit dan pegunungan.

Bangun pagi dari jendela rumah siapapun pasti akan terpesona melihat keindahan alam di pagi hari dan nun jauh gunung Kerinci menampakkan dirinya

Salah satu tepat yang bersejarah adalah kawasan Saribu Rumah Gadang. Disini ada  pemukiman dengan rumah 140, yang sebagian besar umurnya lebih datri 200 tahun, padahal seluruh bangunannya terbuat dari kayu. Bayangkan !! Rumah berusia lebih dari 200 tahun tapi bangunannya dari kayu. Mana ada tempat sejarah seperti ini di dunia ini. Tidur di tempat ini pasti menimbulkan kesan mendalam bagi turis.

 

Yang tak kurang mempesona adalah banyaknya air terjun yang rancak nian.  Airnya langsung dari mata air pegunungan. Mandi di tempat ini, tenang, sepi  sambil mendengarkan suara kicau burung bernyanyi dan binatang lain, tupai, monyet, kelelawar bersliweran di atas pohon.  Mandi disini akan menimbulkan sensasi dan kenikmatan hidup yang akan terasa seumur hidup.

Inia adalah air terjun kembar yang tak ada di belahan manapun di dunia ini

Jika pagi mandi disini maka sore bisa memilh tempat lain yang tak kurang indahnya.:  air terjun Kubang Gajah

Masih banyak lagi air terjun yang tak kurang indahnya

 

Dan ini satu lagi : Air Terjun Tangsi Ampek

 

Jika Salman memilih Solok-Selatan, maka  kiblat parisiwsata Indonesia akan bergeser dari Bali ke Solok-Selatan. Solok-Selatan akan terkenal ke seluruh dunia. Rakyat Solok-Selatan akan menganggapnya sebagai pahlawan.  Tidak tertutup kemunginan patungnya akan didirikan di pusat  kota  untuk mengenang jasa raja ini dalam mengembangkan parisisata daerah kami.

Yang membaca tulisan ini pasti beranggapan tulisan ini irasional, cuma mimpi-mimpi yang tak akan menjadi nyata. Tapi bukankah banyak sejarah tercipta dari hal hal yang sam sekali tak terduga ? Bukankah, seperti kata  Eleanor Roosevelt, masa depan adalah milik mereka yang percaya pada keindahan mimpi-mimpi mereka.

 Pondok Cabe 27 Februari 2017

 

Elza Peldi Taher

 

Elza Taher

# Seandainya Raja Salman Ke Solok-Selatan

Karya Elza Taher Kategori Wisata dipublikasikan 27 Februari 2017
Ringkasan
Kiblat pariwisata Indonesia akan bergeser dari Bali ke solok-Selatan seandianya raja Salman memilih plseriran ke daerah yang indah dan menawan ini. Solok-selatan memliki keindahan alam yang indah yang tak diketahui dunia luar..
Dilihat 2.1 K Kali