Pengharapan untuk Samudera

Pengharapan untuk Samudera Pengharapan untuk Samudera

 

Ingatkah kau pada suatu senja yang lampau?

Saat kita yang bocah

Tengah asyik menekuri cakrawala

Semburat cahaya jingga menyeruak

Perlahan ditenggelamkan arus pasang

Hari beralih ke bumi malam

Menyisakan diri rasa gamang

Takjub oleh gaib keindahan semesta

 

Di bibir pantai

Siluet kesibukan para nelayan   

Berbaur dengan gemuruh debur ombak

Tiap-tiap perahu dilepaskan dari tambat

Sebuah temu sarat rindu

Perahu dan samudera

Serta harap penghidupan

Direngkuh oleh keridhaan doa-doa

Para lelaki berkulit legam

Dengan tatap tak gentar

Membelah samudera

 

Perahu-perahu bercadik

Gagah menyongsong pusaran arus misteri

Menyambut gelombang kian pasang

Tak terperdaya tetap menerjang

 

Pun kita terbawa arus  haru

Berbalas lambaian tangan tanda perpisahan

Senja pamit tuju peraduan

Malam pun menjemput raga

Agar esok setelah mentari membangunkan

Bersemuka kita dengan derai tawa

Para nelayan yang berbangga

Dengan hasil tangkapan

 

Ingatkah kau pada suatu senja yang lampau?

Yang kini tengah mengendap

Sebagai kenangan lupa

Waktu kian beralih

Kenyataan  berdalih

Menyadarkan diri yang tua

Betapa tak elok keadaan kini

 

Demi hidup

Kita racuni laut

Kita hancurkan karang

kita rebut penghidupan nelayan

kita renggut harapan dari tiap mata yang nanar

menatap hampa pada ketiadaan

Binasa sebuah hidup

Demi hidup

 

Ingatkah kau pada suatu senja yang lampau?

Yang kini meliputi kita

Dengan lara dalam tiap mimpi usang

Ataukah kita tak pernah berbuat apa-apa?

Selain pamer roman simpatik

Tanda penyesalan

Seolah-olah tercerahkan

Sekedar melipur lara sendiri?

 

Maka, kutanyakan dengan jelas

bersediakah kau ingat

akan suatu senja yang lampau

sembari mempertanyakan masa kini ?

Oprizalovic Lasaip

Pengharapan untuk Samudera

Karya Oprizalovic Lasaip Kategori Kesusastraan dipublikasikan 23 Februari 2017
Ringkasan
laut nelayan
Dilihat 30 Kali