Menziarahi Kuburan Mantan

Menziarahi Kuburan Mantan Menziarahi Kuburan Mantan

O, pernahkah kamu kehilangan?
Suara itu berbisik di telingaku

Iya. Sering dan tak tercatat jumlahnya
Kenapa?

Apa makna kehilangan menurutmu?

Aku berdiam dulu. Ini pertanyaan gampang. Tapi berat untuk dijawab.

Dalam bayanganku, kehilangan itu soal jarak yang menghadirkan kenangan

Ah? Benarkah demikian?

Kamu bisa pikir-pikir saja.
Lalu apa namanya jika berjarak
Tapi tak memberikan kenangan
Itu hanya kepergian biasa, bukan?

Pernahkah kamu kehilangan?
Iya. Pernah. Duh, kenapa ditanya lagi?

Siapa yang hilang dari dirimu?

Banyak. Tak tercatat di buku. Namun, ada yang tercatat di ingatan.
Kusebut ia sebagai mantan

O, siapakah mantan itu?

Dia yang pergi 

Dia yang menyebabkan sepi

Aku kehilangan diri selama bertahun-tahun

Kenapa dengan dirimu?

Tidak ada apa-apa. Hanya terputus waktu

Untuk berlama-lama dengannya
O, kenapa bisa begitu?
O, kamu cerewet sekali, kayaknya.

Bukankah sudah kukatakan
Itu gara-gara terputus waktu
Dan waktu adalah alasan
Kenapa dua manusia berpisah

Aku hanya bisa mengenangnya
Dan menerima kehadirannya

Setiap akhir pekan kusempatkan untuk berkunjung

ke tempat di mana dia dikuburkan
Sambil membayangkan

Waktu yang dia sekarang hadapi
Dengan waktu  tersisa untuk diriku

Fendi Chovi, 22 Februari 2017

Fendi Chovi

Menziarahi Kuburan Mantan

Karya Fendi Chovi Kategori Renungan dipublikasikan 23 Februari 2017
Ringkasan
Siapa yang hilang dari dirimu? Hmm, seseorang yang bisa kusebut Sebagai seorang mantan ... (RethinkingYou (3).
Dilihat 36 Kali