Tiga Penulis Hebat yang Justru Menolak Dikenal Banyak Orang

Tiga Penulis Hebat yang Justru Menolak Dikenal Banyak Orang Tiga Penulis Hebat yang Justru Menolak Dikenal Banyak Orang

Samuel Beckett, J.D Salinger dan Harper Lee tak diragukan lagi merupakan sastrawan dunia yang terkenal dengan karya mereka. Masing-masing dari mereka tak banyak menelurkan karya tetapi sungguh melejit dan melekat dengan satu atau dua buku yang legendaris, tak hanya banyak dibaca orang tetapi juga berpengaruh.

Tak banyak yang mungkin orang tahu ketiganya sangat menghindari publisitas. Enggan melayani permintaan wawancara media dan jarang tampil dalam acara penghargaan atau festival. Berikut kami rincikan satu per satu:

Samuel Beckett

Sastrawan asal Irlandia ini begitu terkenal berkat dramanya ‘Waiting for Godot’ atau ‘Menunggu Godot’ (1953). Mahir berbahasa Inggris dan Prancis, dramanya tersebut hingga kini begitu lekat dengan publik hingga istilah ‘Menunggu Godot’ bisa diartikan menunggu yang sia-sia atau menanti hal yang tidak pasti, seperti inti dari dramanya tersebut.

Samuel Beckett memenangkan Hadiah Nobel untuk Sastra pada 1969 atas novel dan dramanya yang dinilai inovatif. Alih-alih bangga, istrinya justru mengatakan suaminya menganggap penghargaan itu sebagai bencana. Alasannya, Samuel Beckett memang tidak suka menjadi pusat perhatian. Dia pun tidak mau menerima sendiri hadiah tersebut sebab ogah memberi pidato atas keberhasilannya tadi. Akhirnya, pihak penerbit Samuel Beckett lah yang menerima penghargaan tersebut mewakili namanya lalu hadiah yang ia terima mayoritas ia donasikan untuk perpustakaan almamaternya, Trinity College di Dublin, Irlandia, demikian seperti ditulis oleh mentalfloss.com.

J.D Salinger

Bukunya yang berjudul “The Catcher in the Rye’ (1951) melambungkan namanya walau banyak yang menilai kontroversial. Dua tahun setelah keberhasilan yang membuatnya berkecukupan, J.D Salinger justru pindah ke daerah pedesaan terpencil di Cornish, New Hampshire, Amerika Serikat. Ia mengasingkan diri hingga akhir hidupnya di sana.

“Aku suka menulis. Aku cinta menulis. Tetapi aku menulis untuk diriku sendiri dan kesenanganku sendiri,” kata J.D Salinger, yang mungkin bisa menjelaskan mengapa ia sangat jarang mau diwawancarai oleh media. DailyMail.co.uk menulis bahkan penulis ini mempekerjakan sejumlah pengacara yang akan beraksi jika ada yang menulis hal privat tentangnya.

Tak cuma itu. J.D Salinger melengkapi dirinya dengan senapan dan anjing penjaga di belakang rumahnya yang sebenarnya telah berdiri di belakang tembok tinggi. Dia anti selebriti. Ia pun tak mau fotonya berada di sampul bukunya sendiri.

Harper Lee

Penulis yang tenar berkat ‘To Kill A Mockingbird”-nya (1960) ini juga dikenal paling irit bicara. Buku yang sampai sekarang masih laris dibeli orang dan telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa membuat Harper Lee terkenal dan terus mendulang royalti hingga akhir hayatnya. Tetapi di satu sisi, kepopularen novel tersebut yang terbilang instan membebani Harper Lee.

Sepupunya, Richard Williams, pernah bertanya mengapa Harper Lee tak pernah lagi menulis buku baru. Lalu dijawab,”Ketika bukumu begitu melejit maka kamu tak bisa lagi menandinginya”. Itu diungkapkan sebelum ‘Go Set a Watchman’ rilis tak lama jelang wafatnya.

Harper Lee dicintai di tempat kelahirannya di Monroeville, Alabama, Amerika Serikat. Dia tak banyak keluar bergaul di masyarakat. Bahkan seperti yang ditulis oleh BBC.co.uk, ia tidak mau menulis revisi pembukaan yang sedianya akan menyertai edisi ‘To Kill A Mockingbird’ terbaru. “Mockingbird masih bisa mengungkap apa yang ia ingin ucapkan. Selama ini buku ini bisa bertahan tanpa kata pembukaan,” kata Harper Lee.

Demikianlah tiga penulis luar biasa yang malah tak mau banyak membuka diri ke dunia luar padahal sukses menghadirkan cerita berpengaruh, hal yang mungkin membuat sebagian pembaca kian penasaran.

 

Redaksi inspirasi.co

Tiga Penulis Hebat yang Justru Menolak Dikenal Banyak Orang

Karya Redaksi inspirasi.co Kategori Catatan Harian dipublikasikan 17 Februari 2017
Ringkasan
Tiga penulis hebat yang makin bikin penasaran penggemarnya.