Ta'aruf Dengan Dunia

Ta'aruf Dengan Dunia Ta'aruf Dengan Dunia

Ta'aruf Dengan Dunia

 

 

Pada akhirnya kita pun harus saling memahami tentang perasaan masing-masing, agar hati kita tidaklah saling mencurigai tentang cara pandang ku kepadamu dan begitupun engkau pada ku yang selama ini saling memendam curiga dalam diam.

 

aku memahami bahwa memendam dan membiarkan  perasaan itu layu dengan sendirinya hanya akan menghasilkan kejenuhan dalam hati dan meronta untuk seraya mencari jawaban tentang pendamping dan imam dalam kehidupan.

 

memahami tidaklah untuk dimiliki, sebab jika ingin memiliki haruslah saling memahami tentang hati dan kepribadian diri yang pada Akhirnya menumbuhkan rasa mahabbah kepada Yaang dia cintai dan yang mencintainya.

 

Begitulah selayaknya kita Dengan kehidupan, memahaminya bukan berarti kita memilikinya, tetapi memahaminya menjadikan hati hanyalah sekedar hati dan sebatas kenal semata selama perjalanan hidup seorang manusia.

 

Bertaaruf pada dunia bukan tentang memahami semata namun tentang  perjalanan dan kehidupan berikutnya yang kekal dan kita Dengan Dunia akan berpisah dengan berhentinya hembusan nafas dalam jiwa kita.

 

aku mengenalimu bukan karena aku Tertarik padamu , tetapi kaki dan jiwaku saat ini berpijak di duniamu yang kelak akan meninggalkan dengan sejuta pertanggungjawaban di hadapan tuhan sementara engkau enggan menjadi pembela disaat hari penghisaban.

 

aku mengenalimu sebab engkau begitu menawan melenakan manusia untuk tergoda dengan keindahan kebahagiaan. dan kesenangan yang kau tampakan dalam hati dan pandangannya, dan kini manusia menjadi buta tentang pandangan hidupnya

 

mengenalmu bukan berarti aku tertarik padamu, tetapi aku takut jika akupun termasuk manusia yang memujamu, yang pada akhirnya disaat aku tertarik padamu engkaupun pergi meninggalkan dan berpindah ke lain hati.

ta'aruf Dengan dunia adalah tentang bagaimana kita memahami dan memaknai hidup ini  supaya rambu kehidupan yang ada tidak menunjukkan jalan menuju penyesalan yang berujung derai air mata. tetapi memahami untuk menjaga hati dan Zuhud nya jiwa pada dunia yang penuh sandiwara.

 

Bersambung....

"segenggam Bekal Ke surga"

 

Hafidz Ridwan R

Ta'aruf Dengan Dunia

Karya Hafidz Ridwan R Kategori Inspiratif dipublikasikan 16 Februari 2017
Ringkasan
Ta'aruf Dengan Dunia Pada akhirnya kita pun harus saling memahami tentang perasaan masing-masing, agar hati kita tidaklah saling mencurigai tentang cara pandang ku kepadamu dan begitupun engkau pada ku yang selama ini saling memendam curiga dalam diam.
Dilihat 15 Kali