Catatan Secangkir Kopi Hitam

Catatan Secangkir Kopi Hitam


Kumpulan inspirasi yang terinspirasi dari secangkir kopi hitam. Tulisan tentang apapun yang muncul di pikiran dengan target 100 catatan. Abaikan alurnya nikmati saja. Masih dalam proses belajar menulis maafkanlah jika ada kesalahan dalam penulisan.

Kategori Acak

182 Creative Commons (CC) Atribusi

Cara Bahagia | Day # 7 - CSKH

Cara Bahagia | Day # 7 - CSKH Cara Bahagia | Day # 7 - CSKH

Sore ini saya merasa sangat ringan karena baru saja memeras keringat di lapangan hijau tak berdaun. Jam di dinding menunjukkan angka 5 lebih sedikit pertanda saya harus bergegas menuju si mbak yang sedari tadi sedang asik memandikan anaknya. 

"Berapa mbak?" tanyaku.

"Tadi pakai bola nggak?", sergahnya.

"Engga mbak, cuman lapangan aja. Tadi pinjem bola yang agak jelek putih itu lho", dengan sigap kujawab.

......

Setelah sampai rumah saya bersegera mengambil handuk yang tersampir di kipas angin, lalu menuju kamar mandi. Entah mengapa setelah kercucuran keringat dan kaki penuh dengan sisa-sisa gempuran kaki lawan saya merasakan bahwa mandi kali ini begitu menyegarkan, begitu terasa kesegarannya sampai ke ubun-ubun, ke persendian tulang. Kepala yang awalnya penuh dengan keringat dan kotoran terasa sangat amat begitu segar.

Saya kemudian teringat dengan diskusi singkat dengan si bidadari semalam. Entah darimana asalnya muncul pertanyaan di kepala saya. "Menurutmu, apa resep bahagia?"

Jika anda ditanya seseorang, "Apa yang bisa bikin anda bahagia?". Uang, jabatan, wanita, rekreasi? Atau bahkan anda uga bingung jika ditanya mendadak? Setali tiga uang, terkadang kita mendapati dititik tertentu, dimasa tertentu kita terdiam sejenak saat ditanya "Apa yang bisa bikin anda bahagia?", jika kita bertanya kepada orang yang mempunyai hutang dan kredit, hal yang bisa bikin ia bahagia adalah terlunasi semua hutang dan kreditnya. Jika kita bertanya kepada orang yang lagi lelah dengan kesendiriannya, maka bisa jadi kebahagiaannya adalah mendapatkan teman hidup. Kebahagiaan kita tergantung dengan apa yang sedang kita hadapi sekarang, tentang apa yang ada di depan kita. 

Lalu, bagaimana jika kita sedang tidak menghadapi apa-apa? Hanya sedang menghadapi rutinistas yang 'biasa' saja? Adakah kebahagiaan tetap tergantung pada cerita tadi? 

Pak Kyai saya seringkali memberikan nasehat sederhana, jika ingin bahagia maka 'bersyukurlah'. Bersyukur dalam arti yang sangat luas. Bukan hanya dengan ucapan Alhamdulillah...setelah bersendawa panjang atau setelah mendapatkan kabar gajian saja. Bersyukur yang berarti sadar dan mengerti bahwa keberadaan anda merupakan sesuatu yang membahagiakan. Anda beruntung telah diberikan kesempatan sampai detik ini untuk menikmati iman, udara, air, matahari dan lain-lain. Anda masih bisa menggerak-gerakkan mata kiri dan kanan dengan sangat baik dan tanpa bantuan alat apapun. Handphone yang baterainya masih di atas 80%. Internet yang lancar jaya. Ah, tak mungkin juga saya tuliskan semua disini.

Sederhananya adalah untuk bahagia, untuk bersyukur amatlah mudah. Cukup buka mata anda, buka telinga anda, hidupkan indera-indera anda. Anda akan mendapati bahwa tidak ada hal yang sepele untuk disyukuri. Disyukuri dengan mematuhi aturan-Nya, mendengarkan kalam-Nya, mengembangkan potensi yang diberikan-Nya, mempelajari ilmu-Nya, memuji-Nya serta bershalawat kepada kekasih-Nya, dsb.

Bersyukur juga dengan menjadi utusan-Nya yang bisa mencerminkan sifa-sifat mulia-Nya di hamparan ciptaan-Nya.

Alhamdulillah, secangkir kopi kali ini begitu nikmat..

Muchsin  Ridlo

Cara Bahagia | Day # 7 - CSKH

Karya Muchsin  Ridlo Kategori Project dipublikasikan 08 Februari 2017
Ringkasan
Bagaimana cara anda agar tetap bahagia?
Dilihat 24 Kali