Surat Untuk Separuh Jiwaku

Surat Untuk Separuh Jiwaku Surat Untuk Separuh Jiwaku

Sudah kurang lebih 12 bulan waktu bersamamu kita lalui bersama. Sudah banyak matahari terbit yang kita nikmati disela-sela hiruk-pikuk dunia.

Waktu yang berjalan begitu cepatnya sampai pergantian bulan purnama terasa begitu cepat. Orang bilang aku lelaki romatis, tetapi itu kata orang. Orang hanya melihat romantisme dari kata yang tertulis yang kelihatan syahdu.

Aku orang yang kaku, kadang kikuk, seringnya terpenjara dalam ramainya bicara orang2. Hanya engkau yang tahu aku laki-laki biasa. Yang jarang memberikanmu seuntai bahkan setangkai bunga mawar putih. Begitu jarangnya aku bilang "aku mencintaimu" dengan membawa kejutan-kejutan yang kau impikan dari lelakimu.

Seringnya aku hadir dalam waktumu saat aku lelah akan dunia. Sisa-sisa hari yang kulalui kuberikan kepadamu. Aku tahu meskipun aku membela diri karena ini demi kamu, engkaupun tahu itu hanya alasan belaka yang menyelamatkanku dari rasa malu ku karena sedikitnya waktu untukmu.

Genap sudah 1 tahun membersamaimu kini, meskipun kita masih berdua. Berharapkita bisa bertiga atau berempat kelak.

Maafkan aku atas waktu2 yang berlalu, yang sering menyisakan ruang rindu begitu pekat. Semoga akan tiba masanya bukan hanya aku yang engkau rindukan, tetapi malaikat kecil yang senyumnya mengalahkan senyumku dan senyummu.

Aku ingin menghabiskan ratusan purnama dan mentari pagi bersamamu sampai kita menghilang sambil bergandengan tangan. Aamiin.

Muchsin  Ridlo

Surat Untuk Separuh Jiwaku

Karya Muchsin  Ridlo Kategori Catatan Harian dipublikasikan 06 Februari 2017
Ringkasan
Sudah kurang lebih 12 bulan waktu bersamamu kita lalui bersama. Sudah banyak matahari terbit yang kita nikmati disela-sela hiruk-pikuk dunia
Dilihat 18 Kali