Sajak untuk Koy

Sajak untuk Koy Sajak untuk Koy

Engkau sudah melahirkan untukku anak-anak.

Aku sudah membawakanmu segalanya bahkan kemaluanku.

Harga diriku, kehormatanku.

 

Aku tak ingin menyesal pernah hidup,

Aku tak ingin menyesal menjadikan anak-anak hidup.

 

Jika dunia ini sudah membuatkku menyerah,

apakah engkau akan menyerah?

Meninggalkanku sendiri kedinginan hanya bercawat kain seikat.

 

Percayalah, aku tak ingin membuatmu ikut menyesal,

memilih hidup denganku yang papa.

Jika memungkinkan dan kau mau, maka ambilah hidupku sejak pertama kali kita bertemu.

Aku hampir tak membutuhkannya saat itu.

 

Tetapi hidup sudah terlanjur ada,

dan tak pernah tersedia jalan pulang.

Aku harus menuntaskannya.

Aku harus menuntaskannya di atas segala kesombonganku.

 

Maka, mulai hari ini, biasakanlah untuk tak menanyakan keberadaanku.

Biasakanlah untuk menganggap aku tak ada.

Tak pernah ada.

 

Dendam-dendam yang mesti aku tunaikan, termasuk kenangan yang enggan kubuang, setiap malam menghantui.

Engkau tak tahu, tak patut tahu.

Biar aku dan sepi yang memendam luka.

 

Terluka itu baik...terluka itu baik...

 

Jiwa yang kopong, pulanglah.

agus geisha

Sajak untuk Koy

Karya agus geisha Kategori Puisi dipublikasikan 06 Februari 2017
Ringkasan
seandainya kolom judul dan thumbnail boleh dikosongkan...
Dilihat 19 Kali