6 Teknik Menggabungkan Teks dengan Gambar

Azwar Rachman
Karya Azwar Rachman Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 06 Agustus 2017
6 Teknik Menggabungkan Teks dengan Gambar

Dewasa ini, hampir semua hasil karya di convert menjadi karya digital. Baik itu desain quotes, desain banner, desain grafis, dan banyak lagi. Tentunya teks dan gambar merupakan salah dua elemen penting untuk membuat desain yang ideal. Namun, untuk menggabungkan dua elemen tersebut, ada beberapa teknik yang harus diperhatikan, seperti:


1. Perhatikan contrast warna antara text & gambar

Hal ini merupakan aspek paling penting dalam menggabungkan sebuah text dan gambar. Dalam memilah gambar, Kita dituntut jeli dalam melihat warna. Apakah warna yang dominan dari gambar tersebut? Apakah terang? Sedikit terang? Atau justru Gelap?. Jika warna gambar tersebut dominan Gelap, kita bisa memilih warna teks yang terang, begitupun dengan sebaliknya. Gunanya, tentu saja, Agar teks tetap readable (Terbaca) oleh pemirsa. Contohnya bisa dilihat dibawah ini:




2. Blur Gambar Background

Mengaburkan sebuah image, merupakan alternatif lain agar pesan teks tetap terbaca. Dengan mengaburkan gambar, pandangan pemirsa secara alami akan fokus pada pesan teks. Tentunya teknik pertama selalu berlaku pada teknik ini & selanjutnya. Contohnya seperti dibawah ini:




3. Memilih Gambar yang Menyediakan Ruang Teks

Ya, Gambar yang memiliki sebagian ruang merupakan pilihan terbaik untuk menempatkan sebuah teks. Terkadang, kita harus mengikuti “keinginan” sebuah gambar, dengan begitu desain yang dihasilkan akan terlihat seimbang & alami, Alami dalam artian tanpa mengedit gambarnya agar teks tetap terbaca. Contohnya seperti dibawah ini:




4. Bagaimana Jika Gambar yang digunakan Memiliki Banyak Warna?

Kadang ketika kita mendapatkan sebuah project, kita diharuskan menggunakan gambar-gambar tertentu untuk mempercantik sebuah halaman atau apapun itu. Tips pertama untuk menggabungkan sebuah teks dengan gambar yang memiliki banyak warna adalah dengan membuat overlay layer, baik itu warna solid ataupun gradient. Overlay akan menetralisir “ganasnya” warna-warni yang ada pada gambar.

Tips keduanya adalah dengan membuat shape di area teks. Hal ini akan membuat teks tetap terbaca dengan baik meski menggunakan background yang berpadu dengan berbagai warna. Contohnya seperti dibawah ini:




5. Manfaatkan Warna disekitar background

Sebuah konten pasti memiliki beberapa kata atau kalimat yang penting. Agar sebuah teks terlihat berbaur dengan gambar, pilihlah salah satu warna yang ada di background. Hal ini membuat sebuah desain lebih natural. Contohnya seperti dibawah ini:




6. Sentuhlah Hati Pemirsa dengan memilih kedua elemen yang tepat!

Memilih sebuah gambar & teks bisa dibilang bukan hal yang mudah. Apalagi ketika teks yang ingin disampaikan mengandung makna tersendiri. Hal seperti ini sering saya alami ketika membuat sebuah project, dan selalu berpikir keras “Bagaimana pesan ini bisa sampai dengan baik oleh pemirsa”. Bahkan untuk memilih font, gambar, warna & penempatan teks butuh waktu berjam-jam. Lebay?, ya, kita memang harus berlebay ria agar sebuah karya mampu dicerna dengan baik oleh pemirsa. Bukankah ketika pemirsa mengerti apa yang kita sampaikan melalui sebuah karya merupakan suatu kebanggaan tersendiri? Contohnya seperti dibawah ini:



Oke inspirator, Jangan terlalu banyak teori nanti prakteknya dilupakan!. Sekian pembahasan mengenai “teknik menggabungkan teks & gambar”, Semoga terinspirasi dengan postingan saya kali ini. Keep spirit! And still remember, EARTH without ART it just EH!

 - Semua Thumbnail di desain sendiri, untuk fotonya silahkan ke pexels.com

  • view 134