Nyanyian Inspirator

Azwar Rachman
Karya Azwar Rachman Kategori Inspiratif
dipublikasikan 09 Juni 2016
Nyanyian Inspirator

 

Siapa sih yang gak suka musik. Dengan musik mungkin kita akan merasa lebih bersemangat dalam melakukan setiap aktifitas, baik itu pada saat bekerja, berolahraga maupun dalam kondisi ‘Gunda Gulana’ . Musik dapat mewakili perasaan seseorang atau bahkan sifat dari para pendengarnya, Karena, masing-masing pendengar memiliki genre yang mereka sukai. Contohnya yang kebanyakan di Indonesia yaitu Dangdut, Pop, Rock & Jazz.

Saya pun punya genre yang saya sukai seperti Folk, Pop, Rock, Blues, Instrumental, Ghotic, Jazz & banyak lagi. Dimana genre yang saya senangi ini tak memiliki banyak peminat, bahkan menurut teman saya yang mendengarkannya mengatakan selera musik saya “Aneh”. Selain dari genre yang beragam, Saya juga menyukai band yang memiliki lirik Romantis namun “Dewasa”, Dewasa dalam artian liriknya puitis, mengandung makna di dalamnya dan juga lirik yang memiliki unsur sosial atau tragedi yang terjadi pada masyarakat kita. Disini saya akan membagikan beberapa band atau musisi lokal yang mungkin kalian sukai juga.

 

 

Efek Rumah Kaca 

Efek Rumah Kaca merupakan band yang berasal dari Jakarta, dan dibentuk pada tahun 2001 dan digawangi oleh Cholil Mahmud(Vocal, Guitar), Adrian Yunan Akbar(Vokal Latar, Bass) dan Akbar Bagus Sudibyo(Vocal Latar, Drum). Dari tahun 2007 hingga 2015 band ini melahir 3 buah Album, yaitu Efek Rumah Kaca(2007), Kamar Gelap(2008) dan Sinestesia(2015). Salah satu lagunya yang kaya akan makna berjudul “Melankolia”.

 

Tersungkur di sisa malam..

Kosong dan rendah gairah..

Puisi yang romantik, menetes dari bibir..

Murung itu sungguh indah, melambatkan butir dara..

Nikmatilah saja kegundahan ini, segala denyutnya yang merobek sepi..

Kelesuan ini jangan lekas pergi, aku menyelami sampai lelah hati..

 

 

 

Barasuara 

Band yang mengusung tema mengenai nasionalisme dan problematika masyarakat ini mencuri perhatian penikmat musik indonesia, khususnya penikmat musik indie rock. Band yang dibentuk pada tahun 2012 ini digawangi oleh Iga Massardi(Vocal, Guitar), TJ Kusuma(Guitar), Gerald Situmorang(Guitar, Bass), Marco Steffanio(Drum), Asteriska(Vokal) dan Puti Chitara(Vocal). Pada tahun 2015 band ini resmi merilis album perdananya yang berjudul “Taifun”. Salah satu lagunya yang membuatku hanyut berjudul “hagia”, dimana lirik ini memberi kesan bahwasanya kita memiliki hak untuk percaya pada agama yang kita pilih. mengingat rasis mengenai agama yang sering terjadi di kalangan masyarakat kita. Berikut lirik yang berjudul “Hagia”.

 

Sempurna yang kau puja, dan ayat-ayat yang kau baca..

Tak kurasa berbeda, kita bebas untuk percaya..

Seperti kami pun mengampuni yang bersalah pada kami..

 

 

 

Sarasvati 

Mungkin sebagian orang merasa agak merinding “disco” ketika mendengar salah satu dari lagu teh Risa sarasvati yang bergenre gothic ini. Pasalnya Risa Sarasvati sendiri memang senang bercengkrama dengan mahluk astral, dimana hal itu menjadi cikal bakal meng-inspirasinya untuk menjadikannya sebuah lagu. Mantan personel “Homogenic” ini lahir di Bandung, 24 Februari 1985. Salah satu lagu yang saya sukai berjudul “Danur”.

 

Derap langkahku terseok..

Amar harap elok..

Badik sayati relungku..

Pijarmu memaku..

 

Secampin kau terilhami..

Asa kerap mati..

Tegarlah kau disampingku..

Cabir tak berliku..

 

Lunglai kita saling menggenggam, risau hilang meski mencekam..

Cadung jiwa terus berlayar, meski kelam selalu berputar..

 

Geletar hati gentar isak tangis pudar..

Rinai hujan menebar..

Dan intuisi jiwa berakhir nestapa..

Kita tetap berdua..

 

 

 

 

GBS (Gugun Blues Shelter) 

Yoo penikmat blues, pasti pada kenal sama band yang satu ini. Band yang digawangi oleh Gugun(Vocal, Guitar), Jono si bule edan(Bass) dan Bowie(drum) berdiri pada tahun 2004 di Jakarta. Selama karirnya GBS telah melahirkan album yang berjudul Get The Bug(2004), Turn it on(2007), Gugun Blues Shelter(2010), Satu untuk Berbagi(2011), Far East Blues Experience(2011), Solid Ground(2011) dan Soul Shaker(2013). Salah satu lagunya yang menurut saya pas didengarkan pada saat berangkat ke kantor berjudul “Set My Soul On Fire” biar ada semangatnya geetoh.

 

Welcome to my world if you don’t you’d better turn back roundDrinkin’ all the whiskey crank it up and bring your six strings down..

Bring it home to me baby you’re my heart’s desire..

Touch me with your mind and set my soul on fire..

Set my soul on fire..

 

 

Jumpin’ on the back door come on in let the good times roll..

Jammin’ all right now just kick back let us feed ur soul..

Keep your mind in the groove get jumpin up and down..

Hit the road to your later in another town..

In another town..

 

 

See me in the newspaper see me in the magazine..

See me by the road side cruising my limousine..

Hm….hm….hm…..

Bring it home to me baby you’re my heart’s desire..

Touch me with your mind and set my soul on fire..

 

Set my soul on fire..

Set my soul on fire..

 

 

 

Payung Teduh 

Payung Teduh, benar-benar berhasil meneduhkan para pecinta musik indonesia, bagaimana tidak, kombinasi suara, nada, hingga liriknya mampu menyihir para pendengarnya larut ke dalam lagunya. Band yang beraliran folk, jazz dan keroncong ini dibentuk pada akhir 2007  dan digawangi oleh dua orang sahabat yaitu Mohammad Istiqamah Djamad dan Comi Aziz. Salah satu lagunya yang mungkin juga sahabat inspirator pernah dengar yaitu “Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan”.

 

Tak terasa gelap pun jatuh..

Diujung malam menuju pagi yang dingin..

Hanya ada sedikit bintang malam ini..

Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya..

 

Lalu mataku merasa malu..

Semakin dalam ia malu kali ini..

Kadang juga ia takut..

Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya..

 

Di malam hari..

Menuju pagi..

Sedikit cemas..

Banyak rindunya..

 

 

 

 

FLOAT 

Band yang didirikan pada tahun 2004 ini, dibentuk oleh Hotma “Meng” Roni Simamora, Windra “Bontel” Benyamin, dan Raymond Agus Saputra. Pada tahun 2005 band berhasil melahirkan mini album yang berjudul “No-Dream Land”. Nada dan lirik yang sangat aduhai ini sangat nyaman didengarkan pada saat santai, dan salah satu lagunya yang menurut saya pas diputar pada saat pulang kantor berjudul “Pulang”.

 

Dan lalu...

Rasa itu tak mungkin lagi kini

Tersimpan di hati

Bawa aku pulang, rindu!

Bersamamu!

 

Dan lalu...

Air mata tak mungkin lagi kini

Bicara tentang rasa

Bawa aku pulang, rindu!

Segera!

 

Jelajahi waktu

Ke tempat berteduh hati kala biru

 

Dan lalu...

Sekitarku tak mungkin lagi kini

Meringankan lara

Bawa aku pulang, rindu!

Segera!

 

Dan lalu...

O, langkahku tak lagi jauh kini

Memudar biruku

Jangan lagi pulang!

Jangan lagi datang!

Jangan lagi pulang, rindu!

Pergi jauh!

 

Dan lalu...

Dan lalu...

 

 

Masih banyak lagi band atau musisi Indonesia yang memiliki kualitas musik yang bisa dibilang tidak kalah dengan band luar(negeri). tapi semuanya lagi-lagi kembali pada selera masing-masing. Bagaimana dengan selera kalian inspirator? apakah selera musik kita sama? Setiap Karya memiliki penikmat sendiri dan patut untuk diapresiasi. Maju terus musik Indonesia!

 

-M. Azwar Rachman

sumber gambar: disini