Pengabdian Masyarakat dan Aktualisasi Jiwa Sosial Mahasiswa

Poniman Poniman
Karya Poniman Poniman Kategori Motivasi
dipublikasikan 02 Februari 2016
Pengabdian Masyarakat dan Aktualisasi Jiwa Sosial Mahasiswa

Pengabdian Masyarakat dan Aktualisasi Jiwa Sosial Mahasiswa
Kedudukan mahasiswa di tengah masyarakat menyandang sebuah predikat pendidikan paling tinggi. Masyarakat juga menganggap bahwa mahasiswa adalah insan yang paling cerdas dan mendapat kedudukan yang tinggi di tengah masyarakat dan selalu membawa perubahan kearah positif pada masyarakat. Namun itu adalah kondisi masa lalu. Masa ketika mahasiswa begitu dekat dengan masyarakat. Sangkin dekatnya dengan masyarakat sampai-sampai masyarakat menganggap mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.
Kondisi saat ini adalah peran mahasiswa ditengah masyarakat semakin berkurang. Banyak hal yang mengakibatkan ini terjadi diantaranya adalah degradasi moral yang semakin menggerus pikiran dan tingkah laku mahasiswa. Selain itu, mahasiswa disibukkan dengan aktivitas belajar dan terlena oleh gadgetnya dengan postingan galau dimedsos, yang pada akhirnya menimbulkan sifat apatis dan anti sosial.
Pada dasarnya mahasiswa memiliki identitas diri yang tersusun dalam sebuah istilah yang tak asing ditelinga yaitu ?Tri Dharma Perguruan Tinggi? merupakan tiga janji perguruan tinggi yang berisi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Selain itu, mahasiswa sebagai agent of change memiliki arti dalam hal ini mahasiswa mampu membawa suatu perubahan dalam perkembangan dan kemajuan untuk dirinya serta lingkungan khususnya desa sebagai daerah asalnya. Membawa perubahan moral dan tatanan masyatakat desa yang lebih baik dan sejahtera.
Pengabdian masyarakat adalah sebuah bentuk sosialisasi dan aktualisasi diri mahasiswa dengan ilmu yang sudah didapatkan di bangku perkuliahan dan diaplikasikan ditengah-tengah masyarakat seperti bakti sosial sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa. Walaupun kegiatan bakti sosial mahasiswa identik dengan keterbatasan dana, namun hasil dari sebuah bakti sosial harus memberikan manfaat sebanyak mungkin terhadap masyarakat yang menjadi sasaran. Sehingga dalam menyelenggarakan sebuah bakti sosial dibutuhkan inovasi dan kreatifitas yang cemerlang dalam mengkonsep kegiatan-kegiatan yang terkandung dalam bakti sosial.
Kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat akan memberikan dampak yang positif terhadap mahasiswa itu sendiri. Lewat kegiatan pengabdian masyarakat seorang mahasiswa akan belajar bersosialisasi dan mengaplikasikan ilmu yang ia dapatkan di bangku perkuliahan kepada masyarakat.
Dengan segala potensi, intelegensia, dan kreativitas yang ada serta melihat peran dari mahasiswa baik sebagai iron stock, agent of change, dan moral force apalagi dengan dukungan fasilitas dan wadah organisasi kampus, mahasiswa memiliki sebuah kewajiban untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Kedepan pengabdian masyarakat ini harus kita budayakan dan kita jadikan tradisi dilingkungan kampus. Kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat akan dapat mengembalikan posisi mahasiswa untuk kembali membangun desanya.
Opini ditulis oleh PONIMAN
Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Pemerhati Pendidikan di Pers Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga dan Aktifis Sosial di Himpunan Mahasiswa Khatulistiwa MPI
Email ponimanuin@gmail.com hp.085702308672

?

  • view 780